PKB Kritik Candaan Gus Miftah yang Olok Pedagang Es: Bertentangan dengan Karakter Prabowo

AKURAT.CO Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid, mengkritik candaan yang dilontarkan oleh Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah terhadap seorang pedagang es asongan saat berceramah di depan umum.
Menurut Jazilul, tindakan tersebut tidak selaras dengan karakter dan kepedulian Presiden RI Prabowo Subianto terhadap masyarakat kecil, seperti pedagang, petani, dan nelayan.
“Candaan seperti itu tentu bertentangan dengan karakter Pak Prabowo, yang selalu mengedepankan kepedulian terhadap orang miskin, tidak mau ada kemiskinan, dan tidak ingin orang lemah tertindas,” ujar Jazilul kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12/2024).
Jazilul menilai, langkah admin akun Instagram @Gerindra yang mengecam tindakan Gus Miftah wajar dilakukan, mengingat posisi Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden.
Baca Juga: Pasangan RIDO Optimis Hadapi Putaran Kedua Pilkada Jakarta 2024
Candaan tersebut dinilai dapat merusak citra Prabowo sebagai pemimpin yang peduli terhadap rakyat kecil.
“Kalau ada orang dekat beliau yang tindakannya berbeda arah, itu kontradiktif dan pasti akan jadi sorotan. Ini jadi pelajaran bagi Gus Miftah dan kita semua,” tambahnya.
Potongan video ceramah Gus Miftah dalam acara Magelang Bersholawat viral di media sosial. Dalam video berdurasi 2 menit 19 detik tersebut, Gus Miftah awalnya sedang memberikan ceramah.
Namun, seorang jamaah meminta agar ia membeli dagangan seorang pedagang es teh yang berada di tengah kerumunan.
Menanggapi permintaan itu, Gus Miftah bertanya kepada pedagang tersebut, “Es tehmu sih akeh nggak? Ya kono didol gob*k (Es teh kamu masih banyak tidak? Ya segera dijual sana, gob*k),” ucapnya, yang disambut tawa sebagian jamaah.
Setelah itu, Gus Miftah melanjutkan ceramah dengan membahas kisah tasawuf terkait doa pedagang es dan bakso, menjelaskan bagaimana doa yang dikabulkan memiliki makna berbeda, terutama dalam urusan rezeki.
Baca Juga: OKP Kekaryaan Partai Golkar Doakan Seluruh Kader Tetap Solid dan Semangat Usai Pilkada 2024
Video tersebut menuai respons beragam di media sosial. Banyak warganet menganggap candaan tersebut tidak pantas, meskipun beberapa jamaah terlihat terhibur.
“Harusnya lebih berhati-hati, apalagi beliau punya posisi penting sebagai Utusan Khusus Presiden,” tulis seorang warganet di media sosial.
Gus Miftah sendiri telah menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut melalui sebuah video klarifikasi.
Ia mengakui kekhilafannya dan berjanji untuk lebih berhati-hati dalam berbicara di depan publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










