Berapa Gaji Petugas KPPS Pilkada 2024? Segini Nominalnya

AKURAT.CO Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) memiliki peran penting dalam proses pemungutan suara pada Pilkada 2024.
Sebagai petugas yang menjalankan tugas di lapangan, KPPS akan menerima gaji sesuai dengan ketentuan yang telah disusun oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), berdasarkan anggaran yang diajukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Lantas, berapa besaran gaji KPPS dan satlinmas Pilkada 2024? Simak informasinya.
Baca Juga: Link Download Buku Buku Panduan KPPS Pilkada 2024, Cek di Sini!
Gaji KPPS Pilkada 2024
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Keuangan (Menkeu) Nomor S-647/MK.02/2022 tentang Satuan Biaya Masukan Lainnya (SBML) untuk Tahapan Pemilihan Umum dan Pemilihan, berikut ini adalah rincian honor untuk para petugas KPPS:
Ketua KPPS Pilkada 2024: Rp900.000/orang/bulan
Anggota KPPS Pilkada 2024: Rp850.000/orang/bulan
Satlinmas Pilkada 2024: Rp650.000/orang/bulan
Selain itu, para petugas KPPS yang tergabung dalam badan ad-hoc juga berhak atas santunan kecelakaan yang meliputi:
Santunan bagi yang meninggal dunia: Rp36.000.000 per orang
Santunan bagi yang cacat permanen Rp30.800.000 per orang
Santunan bagi yang luka berat: Rp16.500.000 per orang
Santunan bagi yang luka sedang: Rp8.250.000 per orang
Bantuan biaya pemakaman: Rp10.000.000 per orang.
Baca Juga: Apa Perbedaan PTPS dan KPPS dalam Pilkada 2024? Ini Jawabannya
Penurunan Honor KPPS Pilkada 2024
Meskipun telah diatur dalam anggaran resmi, besaran gaji KPPS pada Pilkada 2024 mengalami penurunan dibandingkan dengan Pemilu 2024.
Pada Pemilu, anggota KPPS mendapatkan honor sebesar Rp 1.100.000 dan ketua KPPS sebesar Rp 1.200.000.
Penurunan ini terjadi karena diperkirakan beban kerja pada Pilkada lebih ringan, mengingat KPPS hanya perlu mengelola dua kotak suara, sementara pada Pemilu, mereka mengelola hingga lima kotak suara.
Dengan demikian, meskipun ada penurunan gaji, petugas KPPS tetap menerima sejumlah honor dan santunan yang cukup untuk mendukung tugas-tugas mereka dalam pelaksanaan Pilkada 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









