Akurat

169.369 Prajurit TNI Dikerahkan untuk Amankan Pilkada Serentak 2024

Paskalis Rubedanto | 25 November 2024, 15:50 WIB
169.369 Prajurit TNI Dikerahkan untuk Amankan Pilkada Serentak 2024

AKURAT.CO Sebanyak 169.369 prajurit TNI, akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya Pilkada Serentak, pada 27 November 2024 mendatang. Mereka merupakan gabungan dari seluruh Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).

"Untuk mengamankan Pilkada serentak, TNI mengerahkan personel sebanyak 169.369 orang yang terdiri dari TNI Angkatan Darat 139.339 orang, TNI Angkatan Laut 19.793 orang dan TNI Angkatan Udara 10.237 orang," kata Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, dalam rapat kerja bersama Menteri Pertahanan dan Komisi I DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/11/2024).

Selain itu, Panglima juga mengungkap, TNI telah menyiapkan alutsista untuk mendukung pengamanan dan proses distribusi logistik Pilkada serentak 2024.

Baca Juga: TNI-Polri Sinergi Siapkan Mitigasi Konflik Saat Pilkada Serentak 2024

Dia merincikan, TNI Angkatan Darat menyiapkan Pesawat Casa 212 dan Helikopter Bell serta 1.871 unit truk dari berbagai satuan yang dikerjakan di tiap-tiap wilayah.

TNI Angkatan Laut menyiapkan 4 KRI, yaitu KRI Semarang di Koarmada 1, KRI Makassar Koarmada 2, KRI Teluk Wondama Koarmada 3 dan KRI Banda Aceh di Kolinlamil Jakarta. Sementara itu, TNI Angkatan Udara mengoperasikan pesawat Boeing 737, C-130 Hercules, helikopter Caracal, dan Super Puma, serta pesawat CASA 212.

Sebelumnya, ribuan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta melakukan apel kesiapan Operasi Mantap Praja Jaya 2024. Apel ini bertujuan, untuk memastikan kelancaran pengamanan Pilkada Serentak 2024 yang akan berlangsung pada Rabu, 27 November 2024.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, mengungkapkan bahwa Operasi Mantap Praja Jaya akan melibatkan 88.365 personel gabungan, yang terdiri dari 6.991 personel TNI, 17.448 personel Polri, serta 63.936 personel Linmas. Para personel ini akan disebar ke 31.963 tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Operasi ini kami gelar selama 140 hari dengan tujuan menciptakan keamanan, kelancaran, dan ketertiban selama tahapan Pilkada berlangsung. Kami siap mengantisipasi segala potensi kerawanan demi menjamin kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi ini," ujar Karyoto di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2024).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.