Akurat

Sejarah Hari Guru Nasional 25 November, Ada Peran Besar dalam Pembangunan Bangsa!

Iim Halimatus Sadiyah | 25 November 2024, 12:24 WIB
Sejarah Hari Guru Nasional 25 November, Ada Peran Besar dalam Pembangunan Bangsa!

AKURAT.CO Hari Guru Nasional di Indonesia diperingati setiap 25 November sebagai bentuk penghormatan terhadap peran guru dalam mendidik dan membangun bangsa.

Penetapan Hari Guru Nasional memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan pembentukan organisasi guru dan pengakuan atas kontribusi mereka dalam kemajuan pendidikan.

Tepat pada hari ini menjadi momen penting dalam sejarah pendidikan di Indonesia, yang berkaitan erat dengan perjalanan panjang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sehingga tercipta Hari Guru Nasional.

Mengutip berbagai sumber, Senin (25/11/2024), berikut sejarah lengkap Hari Guru Nasional yang perlu diketahui masyarakat agar lebih menghormati profesi guru di Indonesia.

Baca Juga: 25 Ucapan Hari Guru Nasional 2024 yang Menyentuh Hati dan Singkat, Cocok untuk Media Sosial!

Sejarah Hari Guru Nasional 2024

Sejarah Hari Guru Nasional berawal sejak sebelum Indonesia merdeka, melalui berbagai masa, mulai dari penjajahan Belanda hingga pendudukan Jepang.

Pada masa itu, guru tidak hanya bertugas mendidik tetapi juga ikut berjuang untuk kemerdekaan bangsa.

Adanya penetapan Hari Guru, berarti yang sangat mendalam sebagai wujud penghormatan kepada para guru atas perjuangan mereka melawan berbagai tantangan di setiap era.

Pada masa Hindia Belanda, pendidikan untuk calon guru mulai diperkenalkan dengan didirikannya Sekolah Guru Negeri pada tahun 1851 di Surakarta, yang sebelumnya dikenal sebagai Normal Cursus.

Baca Juga: 45 Ucapan Selamat Hari Guru Nasional untuk Guru Pendidikan Agama Islam

Sekolah tersebut memiliki tujuan untuk melatih guru yang akan mengabdi di desa-desa dan daerah terpencil.

Kemudian di tahun 1912, didirikan Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB), sebuah organisasi yang menjadi wadah bagi para guru dari berbagai latar belakang, seperti guru desa, kepala sekolah, dan guru bantu.

Namun, perbedaan status dan kedudukan di antara anggotanya memicu perpecahan, sehingga muncul organisasi-organisasi baru seperti Persatuan Guru Bantu (PGB) dan Perserikatan Guru Desa (PGD).

Perubahan besar terjadi pada tahun 1932 ketika Perserikatan Guru Hindia Belanda (PGHB) berganti nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI).

Pergantian nama ini menunjukkan semangat nasionalisme yang semakin kuat, meskipun sempat mendapat penolakan dari Belanda yang tidak setuju dengan penggunaan istilah "Indonesia."

Sementara saat pendudukan Jepang menguasai Indonesia, PGI dan organisasi pendidikan lainnya dibubarkan.

Namun, para guru tetap berjuang dengan mendirikan organisasi "Guru" pada tahun 1943 di Jakarta, dipimpin oleh Amin Singgih dan rekan-rekannya.

Jepang juga mengadakan pelatihan bagi guru yang meliputi bahasa Jepang, ideologi Hakko Ichiu, dan pelatihan militer, dengan tujuan propaganda.

Meskipun demikian, para guru tetap memanfaatkannya untuk menanamkan semangat nasionalisme.

Baca Juga: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Guru 2024 yang Islami dan Sarat Makna, Cocok untuk Status di Media Sosial

Setelah kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, guru kembali berperan besar dalam membangun sistem pendidikan yang terhenti selama penjajahan.

Pada 24-25 November 1945, Kongres Guru Indonesia diadakan di Sekolah Guru Puteri, Surakarta, dihadiri oleh pendidik dari berbagai daerah, yang menghasilkan pembentukan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Sejak itu, PGRI menjadi simbol persatuan, menyatukan guru-guru yang sebelumnya terpecah karena perbedaan status dan pangkat, sekaligus memperkuat peran mereka dalam membangun bangsa.

Melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, bertepatan dengan hari lahir PGRI yang dimaksudkan sebagai penghormatan atas peran besar guru dalam mencerdaskan bangsa.

Dalam keputusan tersebut, guru diakui memiliki peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia.

Peringatan Hari Guru Nasional bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga pengingat akan pentingnya pendidikan dalam pembangunan nasional.

Itulah sejarah Hari Guru Nasional yang penting untuk diketahui karena memiliki sejarah berharga dalam mencerdaskan bangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.