Sering Konflik Soal Perbatasan Laut, Bakamla Bakal Temui Coast Guard China

AKURAT.CO Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI sudah membuat jadwal untuk melakukan pertemuan dengan Coast Guard China. Pertemuan ini untuk menyelesaikan konflik yang kerap terjadi di antara kedua pihak.
Kepala Bakamla, Laksdya TNI Irvansyah, menilai dengan adanya pertemuan tersebut, konflik Indonesia-China soal kawasan perbatasan laut bisa segera selesai.
"Kemudian saya lanjut juga untuk berkunjung ke China untuk bertemu Coast Guard China. Kita kan sudah sering ketemu di laut, sekarang kita ketemu di darat. Semua masalah tidak akan selesai kalau kita enggak bertemu ngobrol," kata Irvansyah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2024).
Baca Juga: Bakamla Keluhkan Jumlah Personel dan Kapal Coast Guard Masih Minim, Jauh Tertinggal dari Filipina
"Sama dengan kita di rumah juga begitu ada masalah dengan saudara, dengan istri, dengan suami. Ketemu ngobrol, ada isi hatinya biar tahu semua," sambungnya.
Dalam pertemuan itu juga nantinya akan dibuat suatu kerja sama. Dia berharap, personel Bakamla bisa mendapat pendidikan dan pelatihan dari China, hingga menggelar patroli bersama.
"Kita mau bikin kerja sama dengan China. Dalam hal latihan-latihan, terus ada mungkin kalau ada kemungkinan pendidikan di sana. Karena personel Bakamla selain sedikit juga sumbernya dari macam-macam sumber pegawai negeri Bakamla ini,” ujarnya.
"Kita bahasnya kerjasama untuk latihan, untuk kemungkinan ada potensi kita untuk patroli bersama seperti itu," tambahnya.
Terkait dengan pertemuan tersebut, Irvansyah menyebut bahwa waktunya masih tentatif tergantung jadwal yang ditentukan oleh China.
"Jadwal ke China kalau enggak salah akhir bulan ini ya. Kalau enggak akhir bulan November ini atau awal Desember. Nah ini tergantung China-nya juga, kapan waktunya. Kita juga mau ke Vietnam juga, juga mau ke Thailand juga, dan mau ke Jepang,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









