Akurat

Profil dan Jejak Karier Basuki Hadimuljono, Eks Menteri PUPR yang Jadi Kepala Otorita IKN

Rahmat Ghafur | 5 November 2024, 17:07 WIB
Profil dan Jejak Karier Basuki Hadimuljono, Eks Menteri PUPR yang Jadi Kepala Otorita IKN

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Basuki Hadimuljono sebagai Kepala Otorita IKN di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Selasa (5/11/2024).

Pelantikan Basuki Hadimuljono sebagai Kepala OIKN sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 151 P Tahun 2024 tentang Pengangkatan Kepala OIKN.

Baca Juga: Prabowo Lantik Basuki Hadimuljono Jadi Kepala OIKN

Eks Menteri PUPR tersebut dilantik langsung oleh Prabowo Subianto, yang juga mengukuhkan Wakil Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), serta melakukan pengangkatan antar waktu untuk Anggota KPU.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," demikian bunyi sumpah jabatan tersebut.

Sebelum pelantikan ini, Basuki telah menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita IKN, posisi yang diembannya sejak era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada masa kepemimpinan ke-7 Indonesia.

Profil dan Jejak Karier Basuki Hadimuljono

Basuki Hadimuljono lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 5 November 1954. Ia adalah mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebagai anak keempat dari delapan bersaudara, Basuki tumbuh dalam keluarga yang sering berpindah tempat tinggal mengikuti tugas ayahnya yang seorang tentara di Angkatan Darat.

Basuki memulai pendidikan di Palembang, lalu melanjutkan SMP di Papua dan SMA di Surabaya. Setelah lulus SMA, ia kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, mengambil Teknik Geologi dan meraih gelar insinyur pada usia 25 tahun. Ia kemudian berkarier di Kementerian Pekerjaan Umum.

Setelah itu, ia melanjutkan studi ke Colorado State University, AS, di mana ia meraih gelar master pada usia 35 dan doktor pada usia 38 tahun.

Kariernya sebagai pegawai negeri sipil di Kementerian Pekerjaan Umum terus berkembang. Pada usia 41 tahun, ia dinobatkan sebagai pegawai teladan di departemen tersebut.

Selama bertahun-tahun, ia menduduki berbagai posisi penting, termasuk Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Inspektur Jenderal, dan Direktur Jenderal Penataan Ruang di Kementerian Pekerjaan Umum.

Setelah pensiun dari PNS dengan lebih dari 31 tahun pengabdian, Basuki diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam Kabinet Kerja 2014-2019, menjadi orang pertama yang memimpin kementerian yang baru dibentuk tersebut setelah sebelumnya dikenal sebagai Kementerian Pekerjaan Umum.

Penghargaan dan Pengakuan Internasional Basuki

Dedikasi Basuki dalam pembangunan infrastruktur diakui dengan berbagai penghargaan, termasuk Satyalancana Karya Satya dan Bintang Bhayangkara Utama pada 2017.

Di level internasional, ia menerima The Order of the Rising Sun dari Kaisar Jepang pada 2023 atas kontribusinya dalam memperkuat hubungan Indonesia-Jepang di bidang infrastruktur.

Pada 2020, Institut Teknologi Bandung (ITB) juga memberikan gelar doktor honoris causa untuk menghargai jasanya dalam pengembangan infrastruktur tahan bencana dan pengelolaan sumber daya air di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D