AKURAT.CO Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menyatakan bersedia menggunakan mobil Maung Garuda buatan PT. Pindad sebagai kendaraan dinasnya.
Hal itu disampaikan Yandri merespons arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin Maung Garuda dijadikan mobil dinas mnteri, wakil menteri hingga pejabat eselon satu.
"Kita sebagai pembantu beliau, kita sami'na wa atho'na saja, siap. Apapun perintah presiden kita akan ikut, dan siap melaksanakan tugas dari Bapak Presiden," katanya kepada wartawan, Rabu (30/10/2024).
Yandri mengaku, saat ini dirinya memang masih belum menggunakan mobil tersebut.
Ia pun masih menunggu apa yang jadi arahan selanjutnya dari Sekretaris Kabinet.
Baca Juga: Presiden Prabowo Akan Hadiri Forum APEC hingga G20 Mulai Pekan Depan
"Ya kalau itu kita tunggu saja, tunggu arahan saja," ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga mengungkapkan ingin menggunakan Maung Garuda sebagai kendaraan resmi kenegaraan.
Prabowo merasa bangga karena Maung Garuda merupakan hasil produksi dalam negeri.
Oleh karenanya, ia ingin agar mobil ini bisa digunakan sebagai kendaraan resmi.
"Kehormatan bangsa, kebanggaan, sebaiknya kita bisa pakai produk kita sendiri," kata Prabowo dalam wawancarai ekslusif dengan SCTV, Senin (28/10/2024).
Prabowo juga berencana tidak hanya presiden yang menggunakan Maung Garuda, melainkan menteri/wakil menteri, gubernur/wali kota sebagai bentuk kehormatan dan kebanggaan atas produksi bangsa sendiri.
Baca Juga: DPR Apresiasi Presiden Prabowo Larang Pejabat Pakai Mobil Impor Mewah
"Jadi saya sudah merencanakan kemungkinan besar nanti semua menteri, semua wakil menteri, dirjen, pejabat mungkin tingkat gubernur bupati walikota sebaiknya menggunakan kendaraan buatan bangsa Indonesia sendiri," jelasnya.