AKURAT.CO Sebanyak tujuh provinsi di Indonesia mengalami kekeringan ekstrem karena tidak turun hujan selama lebih dari dua bulan.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), melaporkan (Rabu, 18/9/2024), terdapat 38 daerah di tujuh provinsi yang mengalami kekeringan.
Berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur meliputi Kota Kupang, Sumba Timur, Sabu Raijua, Kupang, Lembata, Timor Tengah Selatan, Sikka, Rote Ndao, Sumba Barat Daya dan Ende.
Kondisi yang sama juga melanda Provinsi Jawa Timur, yakni Jember, Kota Probolinggo, Pasuruan, Situbondo, Banyuwangi, Blitar, Mojokerto, Tulungagung, Bangkalan dan Malang.
Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang juga terdampak yakni Bima dan Lombok Timur.
Di Provinsi Sulawesi Selatan situasi yang sama melanda Kabupaten Barru, Pangkep, Takalar dan Makassar.
Kondisi serupa juga dialami Daerah Istimewa Yogyakarta meliputi Bantul dan Gunungkidul.
Baca Juga: Demokrat Dukung Wacana Penggunaan Susu Ikan dalam Program Makan Bergizi Gratis
Provinsi Jawa Barat meliputi Ciamis, Cirebon, Indramayu, Karawang, Majalengka, Purwakarta, Subang, Sumedang dan Bekasi.
Terakhir adalah Provinsi Banten, tepatnya di Pandeglang.
Menurut Prakirawan BMKG, Andika Hapsari, saat ini 64 persen dari zona musim di Indonesia telah memasuki musim kemarau.
Sisanya, sekitar 36 persen dari zona musim masih mengalami musim hujan.
Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau yakni sebagian kecil Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau.
Serta sebagian besar Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Jawa, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatarn, Sulawesi Utara.
Lalu Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
BMKG mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak untuk mengurangi dampak kekeringan yang sedang melanda.
Baca Juga: China Terbuka: Jonatan Christie Kalahkan Rasmus Gemke, Susul Anthony Ginting ke 16 Besar
Untuk daerah yang masih mengalami musim hujan, penting memastikan sistem penampungan dan pengaliran air hujan berfungsi dengan baik, guna mengurangi risiko banjir dan memaksimalkan pemanfaatan air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







