Akurat

Cak Imin Sindir Kemenag: Ditegur Soal Pelaksanaan Haji Malah Marah-marah

Paskalis Rubedanto | 23 Juli 2024, 19:00 WIB
Cak Imin Sindir Kemenag: Ditegur Soal Pelaksanaan Haji Malah Marah-marah

AKURAT.CO Dalam acara Mukernas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), mengungkit pelaksanaan ibadah Haji 2024 yang amburadul.

Sebagai Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Haji 2024, Cak Imin menceritakan bagaimana masalah-masalah yang terjadi di Tanah Suci.

Ia pun kemudian berkelakar, mungkin masalah-masalah tersebut akan diatasi jika Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menjadi Menteri Agama (Menag) di pemerintahan ke depan.

Baca Juga: Gibran Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis, Harga Rp14.900 Dapat Nasi hingga Buah

“Salah satu yang aneh dari pelaksanaan haji itu bagaimana cara menangani misalnya penumpukan jamaah karena lokasinya terbatas. Dari dulu gak ada solusi, setelah satu abad, baru ada abad, yang namanya lempar bertingkat. Kenapa Arafah dan Mina tidak dibuat bertingkat? Tentu menunggu Pak Jazil menjadi Menag,” katanya di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2024).

“Tapi saya khawatir kalau jadi Menteri Agama, penanganan yang enteng-enteng terus. Kalau jadi penanganan seperti itu contoh jalan keluar yang tidak bisnis as usual, is a going process yang biasa, tidak ada solusi,” tambahnya.

Cak Imin kemudian menyebut bagaimana Kemenag marah ketika dikritik mengenai fasilitas jemaah haji di Mina yang banyak timbul masalah.

Baca Juga: Operasional Pemulangan Berakhir, 62 Jemaah Masih Dirawat di Rumah Sakit Saudi

“Malah kemarin dikritik, marah Kemenag. Dikritik soal Mina, orang tidur laki-laki perempuan bertumpuk dalam kondisi pakaian ihram, jawabannya sejak zaman Nabi ya memang begitu. Jawaban Kemenag, ini jawaban khas Indonesia,” tuturnya.

Ia pun meminta pemerintah untuk tidak mentolerir masalah yang membuat masyarakat Indonesia menjadi tidak berdaya.

“Ini kita tidak boleh mentolerir ketidakberdayaan kita, karena saya setuju semakin lancar dan mudah ibadahnya insyaallah pahala semakin tinggi dan besar,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.