Akurat

Cuaca di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi Diprakirakan Cerah Berawan

Mukodah | 19 Juli 2024, 08:28 WIB
Cuaca di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi Diprakirakan Cerah Berawan

AKURAT.CO Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa cuaca di sebagian besar wilayah ibu kota provinsi diprakirakan cerah berawan pada Jumat (19/7/2024).

"Di Pulau Sumatera, cuaca diprakirakan cukup kondusif, yaitu cerah berawan hingga berawan, sementara Pulau Jawa juga cukup kondusif diprakirakan cerah hingga berawan," jelas Prakirawati BMKG, Syndhy Indah Pratiwi, melalui siaran prakiraan cuaca secara daring di Jakarta.

Untuk Kota Denpasar, Serang, Bengkulu, Jakarta Pusat, Gorontalo, Jambi, Bandung, Semarang, Pontianak, Tarakan, Pangkalpinang, Ternate, Mataram, Kupang, Pekanbaru, Mamuju, Makassar, Kendari, Manado dan Palembang diprediksi cerah berawan pada siang hari ini.

Baca Juga: Bukan Hanya di Pilkada 2024, Jokowi Effect Bakal Terus Ada

"Suhu udara berkisar antara 17-34 derajat Celcius, dengan kelembapan udara berkisar antara 45-100 persen," kata Syndhy.

Sementara Kota Banda Aceh, Yogyakarta, Surabaya dan Padang diprediksi cerah dengan suhu berkisar 23-33 derajat Celcius.

Beberapa wilayah yang diprakirakan mengalami cuaca berawan yakni Manokwari, Kota Jayapura, Ambon, Bandarlampung, Tanjung Pinang, Samarinda, Palangka Raya dan Banjarmasin.

Sedangkan Kota Medan diprediksi mengalami hujan ringan dengan tingkat kelembapan 65-95 persen.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Dipercaya Mampu Meredam Potensi Radikalisme di Indonesia

BMKG juga mengimbau masyarakat di Kota Tarakan agar mewaspadai potensi hujan petir pada malam hari nanti.

Selain itu, masyarakat di Provinsi Aceh, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara diminta agar mewaspadai potensi hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Syndhy juga menyampaikan daerah tekanan rendah yang terpantau di perairan barat Filipina yaitu bibit siklon tropis 91 W dan di Laut Filipina sebelah utara Papua yaitu bibit siklon tropis 92 W.

Baca Juga: Putra Netanyahu Tuduh Negara Islam Sponsor Terbesar Terorisme, Ini Kritik Islam Atas Tuduhan Tersebut

"Daerah tekanan rendah ini membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang memanjang dari Laut Filipina bagian barat, Laut Sulawesi, hingga perairan timur Filipina," jelasnya.

Adapun, daerah konvergensi lainnya juga terpantau di Selat Malaka, Laut Cina Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara bagian Barat, Laut Seram, Laut Arafuru dan Samudra Pasifik sebelah utara Papua.

"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah tekanan rendah, dan sepanjang daerah konvergensi yang dilewati tersebut," demikian Syndhy.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 19 Juli 2024: Pisces Memiliki Karier yang Sudah Bagus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK