Akurat

Jokowi Perlu Evaluasi Menkominfo Budi Arie, Menyusul Pengunduran Diri Dirjen Aptika

Paskalis Rubedanto | 4 Juli 2024, 17:20 WIB
Jokowi Perlu Evaluasi Menkominfo Budi Arie, Menyusul Pengunduran Diri Dirjen Aptika

AKURAT.CO Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijadi Pangerapan, mengundurkan diri dari jabatannya.

Hal itu merupakan buntut serangan terhadap sistem Pusat Data Nasional (PDN) oleh kelompok peretas Brain Cipher.

Ketua DPR, Puan Maharani, mengatakan, pengunduran diri Dirjen Aptika seharusnya tidak perlu terjadi.

Kasus peretasan PDN cukup dilakukan evaluasi dan ditindaklanjuti.

"Ini kan memang satu hal yang menurut kami di DPR sudah dibahas di Komisi I, hal yang harusnya tidak terjadi. Jadi, secara konkrit dievaluasi kemudian tindaklanjutnya seperti apa. Pihak-pihak yang kemudian merasa lalai atau kemudian bertanggung jawab ya sebaiknya bisa mengevaluasi diri," jelasnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/7/2024).

Baca Juga: Catatan AMSI untuk Prabowo-Gibran Soal Kemerdekaan Pers

Mengenai desakan mundur untuk Menkominfo, Budi Arie Setiadi, menurut Puan apabila kinerjanya tidak baik, maka Presiden Joko Widodo dapat mengevaluasi.

"Menteri itu merupakan orang yang membantu presiden. Jadi ya selama dalam menjalankan tugasnya tidak bisa maksimal, ya mungkin bisa dievaluasi oleh presiden," pungkasnya.

Sebelumnya, Dirjen Aptika Kominfo mengumumkan pengunduran dirinya.

"Tidak terasa sudah delapan tahun saya bertemu teman-teman. Karena semua ada waktunya, ini waktunya saya berpisah. Saya menyatakan per tanggal 1 Juli kemarin saya sudah ajukan pengunduran diri secara lisan, dan suratnya sudah saya sampaikan kemarin," jelas Semuel kepada wartawan di Kantor Kominfo, Jakarta.

Baca Juga: Edward Hutahaean Divonis 5 Tahun Penjara dan Dihukum Bayar Uang Pengganti USD1 Juta

"Terima kasih atas kerja samanya selama ini. Dan saya mohon maaf apabila ada kesalahan dan perkataan saya yang tidak berkenan," tambahnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.