Akurat

Kenang Sosok Proklamator, Anies Baswedan Singgung 4 Prinsip Warisan Bung Karno

Siti Nur Azzura | 1 Juni 2024, 21:13 WIB
Kenang Sosok Proklamator, Anies Baswedan Singgung 4 Prinsip Warisan Bung Karno

AKURAT.CO Anies Baswedan turut memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh tiap tanggal 1 Juni. Mantan calon presiden ini memaknai Hari Pancasila sebagai pengingat dalam berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, kelahiran Pancasila memiliki kaitan erat dengan sosok Soekarno. Pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur itu telah menjadi sosok penting bagi Indonesia. Dia bersama Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus.

Tak hanya itu, Soekarno menjadi orang pertama yang mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan dia pula yang menamainya.

Baca Juga: Gen KAMI: Pancasila Modal Utama Generasi Milenial Menuju Indonesia Emas

"Bung Karno berpidato dalam sidang BPUPKI, saat itu Bung Karno menyampaikan empat prinsip dasar negara. Sering kita mengingat Bung Karno hanya pada prinsip pertamanya saja yaitu kebangsaan Indonesia atau nasionalisme," kata Anies dalam cuitan di akun Instagramnya @aniesbaswedan dikutip, Sabtu (1/6/2024).

Anies memaparkan, bahwa sejatinya yang dimaksud Bung Karno mengenai dasar negara masih terdapat tiga poin penting yakni prinsip internasionalisme atau humanisme, prinsip mufakat atau demokrasi dan prinsip kesejahteraan sosial.

"Maka peduli pada peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, memastikan segala bangsa telah meraih hak kemerdekaannya adalah juga Pancasila," ujarnya.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu mengajak semua anak bangsa untuk membaca lagi pemikiran Bung Karno juga pendiri bangsa lainnya agar cita-cita luhur para pemimpin bangsa dapat diteruskan.

"Menjaga tegaknya prinsip-prinsip demokrasi adalah juga amanah Pancasila. Mendorong negara menghadirkan keadilan sosial dalam segala kebijakannya adalah juga amanah Pancasila, amanah Bung Karno. Selamat Hari Pancasila!," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.