Akurat

Pemerintah Siapkan 100.000 Formasi Khusus Fresh Graduate untuk IKN

Rizky Dewantara | 21 Mei 2024, 14:58 WIB
Pemerintah Siapkan 100.000 Formasi Khusus Fresh Graduate untuk IKN

AKURAT.CO Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menyiapkan 100.000 formasi khusus fresh graduate untuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN), sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kurang lebih sekarang ada 100.000 formasi yang disiapkan untuk multitasking talenta yang akan ke IKN. Jadi dia kontraknya ke IKN, tinggal tahun ini atau tahun yang akan datang," kata Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, di Denpasar, Bali, dikutip Antara, Selasa (21/5/2024).

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan beberapa skenario bukan lagi hanya berdasarkan kementeriannya, tapi berdasarkan eselon 1, eselon 2. dan eselon 3.

Baca Juga: Dorong Kualitas Pelatihan, LAN Terbitkan Pedoman Penjaminan Mutu Pelatihan ASN

"Jadi begini, kami telah membuat beberapa skenario untuk ASN ke IKN, tentu terakhir disesuaikan dengan kesiapan hunian untuk ASN, pertama skenario 14 ribu ASN, skenario 11 ribu ASN, skenario 6 ribu ASN, dan terakhir skenario 3.216 ASN, nanti kami sesuaikan dengan hunian di IKN," katanya.

Anas mengatakan, berdasarkan arahan Presiden Jokowi, kemungkinan pemindahan ASN ke IKN dilakukan setelah upacara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024.

"Arahan Presiden mungkin setelah upacara HUT Kemerdekaan RI. Jadi begini, 17 Agustus nanti disiapkan untuk upacara, tinggal tunggu skenarionya nanti apakah seluruhnya atau hybrid, tetapi yang pasti rencana pemindahan (ASN) ke IKN tidak sebelum Agustus," katanya.

Diketahui, pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dilakukan secara bertahap mulai 2024 hingga 2029 melalui tiga prioritas.

Pemindahan ASN dilakukan secara bersama-sama semua kementerian dengan tiga prioritas. Bukan kementerian tertentu yang pindah lebih dulu, tapi semua kementerian pindah bertahap.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.