Akurat

5 Kecelakaan Bus Paling Parah di Indonesia, Ada yang Sampai Memakan 54 Korban Jiwa

Shalli Syartiqa | 13 Mei 2024, 13:36 WIB
5 Kecelakaan Bus Paling Parah di Indonesia, Ada yang Sampai Memakan 54 Korban Jiwa

AKURAT.CO Jumlah kecelakaan bus di Indonesia meningkat dengan adanya insiden tragis kecelakaan bus yang membawa rombongan SMK Lingga Kencana, Depok, pada Sabtu (11/5/2024) pukul 18.45 WIB.

Dikutip dari berbagai sumber, Senin (13/5/2024), kecelakaan bus di Indonesia terus terjadi hampir setiap tahun.

Penyebab utamanya sering kali adalah masalah rem yang tidak berfungsi dan kondisi bus yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Dari berbagai insiden kecelakaan bus pariwisata di Indonesia, kejadian terbaru di Subang dianggap sebagai yang paling parah.

Sehubungan dengan itu, berikut sederet kasus kecelakaan maut bus paling parah di Indonesia.

5 Kasus kecelakaan maut bus di Indonesia

1. Tragedi Paiton (2003)

Tragedi ini terjadi pada tanggal 10 Oktober 2003 di Situbondo, Jawa Timur.

Kecelakaan bus yang sangat fatal ini menelan korban jiwa sebanyak 54 penumpangnya.

Korban-korban yang tak berdosa ini adalah siswa dan guru dari SMK I Yayasan Pendidikan Generasi Muda (Yapemda) Yogyakarta.

Bus pariwisata ini sedang dalam perjalanan pulang dari Bali menuju Yogyakarta ketika insiden tragis itu terjadi.

Bus tersebut melaju dengan kecepatan tinggi saat melewati tanjakan dekat PLTU Paiton.

Saat itu, terjadi tabrakan beruntun antara bus dan truk yang datang dari arah berlawanan.

Tabrakan tersebut mengakibatkan bus terbakar bersama dengan penumpang yang berada di dalamnya.

2. Tragedi Tanjakan Emen (2018)

Pada 10 Februari 2018, sebuah bus yang sedang dalam perjalanan menuju Bandung kehilangan kendali saat melintasi tanjakan di Cicenang, Sumedang.

Akibatnya, bus tersebut berbenturan dengan pengendara motor sebelum akhirnya menabrak tebing dan terguling.

Bus pariwisata ini membawa rombongan petugas Koperasi Simpan Pinjam Ciputat, Tangerang Selatan.

Kecelakaan tragis ini merenggut nyawa 27 orang korban dan melukai 18 orang lainnya dengan luka-luka serius.

Baca Juga: Kecelakaan Bus Rombongan SMK Lingga Kencana Depok, MTI: Selalu Terulang

3. Tragedi Bus Sriwijaya (2019)

Pada 23 Desember 2019, terjadi kecelakaan mematikan di mana sebuah bus terjun ke jurang di Kawasan Liku Lematang, Pagaralam, Sumatera Selatan.

Dari total 50 penumpang yang ada, sebanyak 35 orang menjadi korban jiwa kecelakaan tersebut.

Jurang dengan kedalaman mencapai 150 meter menjadi saksi bisu dari kejadian tragis tersebut, karena sang sopir memacu bus dengan kecepatan tinggi tanpa melakukan pengereman.

4. Tragedi bus peziarah Ciloto (2013)

Pada tanggal 27 Februari 2013, terjadi kecelakaan di KM 87 Jalan Raya Puncak-Ciloto, Kabupaten Cianjur.

Saat kecelakaan terjadi, bus tersebut mengangkut 65 orang peziarah yang berasal dari Bogor.

Kecelakaan ini menyebabkan kematian 17 orang, 28 orang mengalami luka berat dan 20 penumpang lainnya mengalami luka ringan.

Daerah tersebut memang terkenal dengan medan yang sulit, sehingga diduga kuat bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh kurangnya kemampuan sopir dalam mengemudi.

Bus yang tengah melaju sempat menghindari lubang, namun akhirnya menabrak tebing di sisi kiri jalan, menyebabkan kendaraan kehilangan kendali.

5. Kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana

Kecelakaan bus rombongan study tour SMK Lingga Kencana mengalami kecelakaan maut di turunan Ciater, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/5/2024) malam.

Kecelakaan bus tersebut mengakibatkan 11 orang meninggal dunia, termasuk sembilan siswa, satu guru dan satu warga setempat yang sedang melintas di lokasi pada saat kejadian.

Kecelakaan juga menyebabkan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.