Prabowo Subianto Berkewajiban Satukan Mantan Presiden Demi Rakyat
Citra Puspitaningrum | 6 Mei 2024, 13:28 WIB

AKURAT.CO Keinginan Presiden Terpilih Prabowo Subianto untuk menyatukan para Mantan Presiden yang masih hidup dalam satu wadah yang disebut 'Presidential Club' merupakan gagasan brilian. Sebab, dengan wadah itu para mantan kepala negara bisa saling tukar pikiran demi menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan, jika niat pembentukan presidential club demi kepentingan rakyat maka itulah yang diharapkan.
"Kalau mereka di situ (presidential club) mereka bisa saling bertemu, bersatu bisa saling memberikan masukan kepada Prabowo-Gibran agar nantinya kebijakan presiden dan wakil presiden terpilih benar-benar berpihak kepada publik," kata Ujang saat dihubungi Akurat.co di Jakarta, Senin (6/5/2024).
Ujang berpandangan selain dapat menjadi wadah ajang tukar pikiran dalam menentukan kebijakan, Prabowo Subianto juga memiliki niat memerbaiki hubungan satu sama lain para mantan presiden.
"Ini juga menjadi jembatan bagi Prabowo untuk bisa menyatukan para mantan presiden yang masih hidup itu agar bersatu. Selama ini, kita tahu Pak SBY dengan Bu Mega tidak akrab, saat ini juga pak Jokowi dengan Bu Mega sedang berkonflik. Jadi itu kan, butuh disatukan dan pemersatunya biasanya presiden terpilih," ujarnya.
Lebih lanjut, Ujang menilai rencana itu sebagai sesuatu yang positif karena belum pernah dilakukan oleh presiden dan wakil presiden terpilih. Artinya, keinginan Prabowo-Gibran untuk menjaga keutuhan dan kebersamaan para mantan presiden sangat kuat.
"Jadi intinya, harus saling memaafkan dan saling rekonsiliasi dan itu penting bagi rakyat. Jika presidential club itu banyak maslahat bisa dibentuk itu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









