Momen Jokowi Makan Mie Gacoan Level 1 di Mataram: Pedas Sekali

AKURAT.CO Dalam kunjungan kerja ke Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri untuk menikmati santap malam di Mie Gacoan di Kota Mataram.
"Saya sekarang ini sedang di Mataram, NTB dan ingin mencoba Mie Gacoan," kata Jokowi dalam video reels di akun Instagramnya @jokowi, Rabu (1/5/2024).
Jokowi memesan salah satu menu andalan di kedai tersebut, yaitu Mie Gacoan level 0 dan level 1, disertai dengan minuman teh panas dan jeruk panas.
"Pesanan sudah datang, Mie Gacoan. Pedas, pedas sekali," tambahnya.
Tak hanya Jokowi, terlihat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga turut menyantap makanan UMKM lokal tersebut.
"Saya pesan level 2, saya kira ini topnya saya makan samai level 2 nih. Tapi sip," kata Basuki.
Baca Juga: Jokowi Kunker ke NTB di Hari Buruh, Istana: Sudah Dirancang Jauh Hari
Berbeda dengan Basuki, Mentan Amran justru tak sanggup menghabiskan Mie Gacoan level 1 yang dia pesan karena menurutnya terlalu pedas. "Enak banget, hanya saja level 1 ini, pedes banget. Tapi karena bapak presiden makan, ya aku makan juga. Akhirnya menyerah, saya pesan baru lagi," kata Amran.
Dalam postingannya, Jokowi pun menyerukan untuk terus mendukung produk UMKM lokal, untuk meningkatkan ekonomi di daerahnya. "Mari kita dukung pengembangan usaha lokal yang juga meningkatkan perekonomian daerahnya," kata Jokowi.
Sementara itu, Yogi, Kepala Cabang Mie Gacoan Kota Mataram, menyatakan bahwa ini merupakan kunjungan pertama kali dari seorang Presiden ke tempat mereka yang baru beroperasi selama satu bulan.
"Saya terima kasih banget, sudah mau mampir, kita usahakan yang terbaik. Jujur kaget juga tiba-tiba didatengin, saya benar-benar terima kasih," ujar Yogi.
Yogi pun berharap kedatangan Presiden Jokowi dan jajarannya dapat meningkatkan kepercayaan pelaku usaha makanan lokal dalam mengembangkan usahanya. Selain itu, kedatangan Presiden Jokowi juga menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah.
"Jadi kita makin pede, makin semangat untuk mengembangkan usaha ini," harap Yogi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








