Program Makan Siang Gratis Jangan Sampai Merugikan Petani

AKURAT.CO MPR meminta pemerintah menghitung ulang kebutuhan beras dalam program makan siang gratis yang diusung Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto.
Hal ini untuk memastikan ketersediaan pasokan beras tetap tercukupi.
"Meminta pemerintah nantinya menghitung ulang kebutuhan beras dalam program tersebut. Untuk memastikan ketersediaan pasokan beras dalam negeri tetap mencukupi sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Ketua MPR, Bambang Soesatyo, melalui keterangannya, Jumat (26/4/2024).
Salah satu program yang diusung Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, adalah makan siang gratis untuk anak-anak.
Baca Juga: Cuma Bikin Gaduh, TKN Prabowo-Gibran Tantang PDIP Tarik Semua Menteri di Kabinet Jokowi
Untuk merealisasikan program itu, dibutuhkan sekitar 6,7 ton beras per tahun.
Apabila nantinya program tersebut diterapkan, Ketua MPR mendorong pemerintah menyiapkan stok beras yang akan diperlukan.
Untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat dan program-program yang berkaitan dengan pangan, khususnya beras, Ketua MPR meminta Kementerian Pertanian berupaya meningkatkan produksi beras dalam negeri
"Pemerintah juga harus menjamin agar prioritas pengadaan beras bukan melalui kebijakan impor, melainkan peningkatan produksi dari dalam negeri," katanya.
Ketua MPR juga meminta Kementerian Keuangan menyiapkan anggaran yang sesuai untuk program tersebut dan memastikan target tepat sasaran yakni ditujukan bagi 82,9 juta anak, termasuk yang belum masuk sekolah.
Baca Juga: Koalisi Perubahan Bubar Jalan, NasDem-PKB Dipastikan Masuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
Selain itu, Ketua MPR meminta pemerintah memastikan anggaran makan siang gratis tidak mengambil dari anggaran program bantuan sosial (bansos) ataupun tidak dijadikan alasan untuk dilakukannya penambahan impor beras.
Ia berharap program tersebut justru dapat menjadi momentum bagi petani untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas beras dari dalam negeri.
"MPR meminta pemerintah memberikan dukungan dan arahan kepada petani dalam rangka mewujudkan program-program di masa pemerintahan presiden terpilih nanti," pungkas Ketua MPR yang akrab disapa Bamsoet.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









