Sambut Hari Kesiapsiagaan Bencana, IDA Gelar Pelatihan dan Simulasi Relawan

AKURAT.CO Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) dirayakan setiap 26 April oleh seluruh masyarakat Indonesia. HKB bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan seluruh lapisan masyarakat dari risiko bencana menjadi tangguh menghadapi bencana.
Untuk menyambut HKB 2024, Indonesia Disaster Adaptive (IDA) bersama dengan TNI dan PHRI kembali mengadakan kegiatan pelatihan dan simulasi kebencanaan IDA CAMP #5 yang diselenggarakan di Pangandaran, Jawa Barat pada 1 – 4 April 2024.
Kegiatan ini dihadiri oleh stakeholders dari berbagai lembaga tinggi negara, kementerian, serta badan dari level nasional, provinsi, hingga lokal. Kegiatan turut didukung oleh berbagai pihak seperti Danone, Nestlé, Unilever Foundation dan masih banyak lagi pihak-pihak dari unsur lembaga usaha yang mendukung.
dr. Ahmad Nurhadi, Komandan Tim Gabungan Indonesia Disaster Adaptive (IDA) mengatakan bahwa dirinya bersyukur atas dukungan dari multipihak dalam lingkup pentahelix yang urunan untuk mewujudkan IDA CAMP.
“Demi Allah, untuk mewujudkan terlaksananya kegiatan ini, sejak dilaksanakannya IDA Camp pertama sampai detik ini, kami para relawan tidak pernah menunggu turunnya anggaran dari pihak manapun untuk bisa melaksanakan kegiatan. IDA Camp terwujud, murni atas kesadaran dan kerelawanan berbagai pihak yang mendukung terwujudnya acara ini, yang menyumbangkan secara sukarela apa yang dapat mereka sumbangkan untuk kesukseskan giat IDA Camp," sebutnya.
Contohnya, lanjut dia, BNPB yang meminjamkan beragam infrastuktur kemah adaptasi, TNI yang memobilisasi peserta dan mensupport kepanitiaan lokal, kementrian dan badan yang menyediakan narasumber. "Serta peserta dengan kerelawanannya dan Media, Akademisi serta Pengusaha yang menyumbangkan apa yang dimilikinya untuk turut meningkatkan kesadaran Masyarakat agar dapat terus berprilaku adaptif, dalam menghadapi berbagai ancaman bencana yang ada di sekelilingnya,” ungkap Ahmad.
IDA CAMP merupakan bagian utuh dari program kemanusiaan yang tidak hanya memberikan pelajaran dan meningkatkan tingkat kepekaan sosial. Kegiatan ini juga meningkatkan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia dalam penanganan darurat bencana.
Ada berbagai peserta yang turut hadir pada kegiatan IDA CAMP #5, yakni berasal dari Pangandaran, Ciamis, Banjar, Garut, dan Tasik. Peserta yang hadir merupakan santri pondok pesantren, marbot masjid, anggota GBR Humanity, budayawan, masyarakat adat, dan juga masyarakat umum lainnya.
Pada kegiatan IDA CAMP #5 ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi berupa proses alam, tetapi mereka juga mendapatkan pelatihan mengenai pertolongan pertama, dasar-dasar depalan klaster kebencanaan, simulasi evakuasi gempabumi dan tsunami di pantai, pelatihan dari Pusat Krisis Kesahatan KEMENKES RI, simulasi bencana tsunami, dan kirab santri (Merah Putih).
IDA CAMP #5 menjadi sebuah langkah nyata dalam mebangun kesadaran kemanusiaan dan mempererat ikatan sosial di tengah-tengah masyarakat, serta memperkenalkan kebencanaan secara umum kepada masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar




