ADKI: IKN Harus Lebih Inklusif untuk Masyarakat Indonesia

AKURAT.CO Pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara yang futuristik dan ramah lingkungan diharapkan benar-benar inklusif dalam praktiknya.
Target untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di IKN perlu dipastikan berjalan seimbang dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat lokal, bukan malah meminggirkannya.
Hal itu mencuat dalam FGD Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) dengan Tema: Membangun Ekosistem Startup di Desa Kreatif IKN.
Kegiatan ini secara langsung dihadiri oleh Menkominfo Budi Arie Setiadi, Menparekraf Sandiaga Uno, Deputi Bidang Transformasi Hijau & Digital IKN Mohammed Ali Berawi, Ketua Umum ADKI Fikri El-Aziz, serta Ketua Lembaga Masyarata Adat Paser IKN Musa.
Baca Juga: Tiga Resep Kacang Sembunyi Lezat, Jadi Camilan Khas Ramadan
“Awareness IKN di Kalangan Generasi Muda & Pelaku Digital masih sangat rendah, Otorita IKN harus lebih inklusif dalam melakukan pembangunan baik fisik maupun Sumber Daya Manusia.” ujar Ketua Umum ADKI, Fikri El-Aziz di MARKAS Kominfo, dikutip Senin (25/3/2024).
Fikri menambahkan, Otorita IKN harus banyak merangkul Organisasi, Asosiasi, maupun Komunitas dari berbagai Aspek khusus dunia usaha untuk Mensosialisasikan Pembangunan IKN yang inklusif yang dapat dirasakan hingga ke level masyrakat.
“Inklusif yang sudah tercantum Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2023 tentang Perincian Rencana Induk IKN hendaknya bukan hanya tertulis dalam tataran konsep, namun juga aplikatif sehingga Pembangunan IKN untkk Indonesia bisa sesegra mungkin kita rasakan kebermanfaatannya.” tambahnya.
Digitalisasi yang menjadi bagian dari Konsep Masa Depan IKN juga menjadi catatan oleh Ketua dari 1.122 Desa yang hari ini telah tergabung di ADKI.
“Hari ini bersama Menkominfo, Menparekraf, Otorita IKN kami menggagas sebuah Gerakan Pembangunan Ekosistem Startup yang didukung kolaborasi Pentahelix, dari Diskusi ini, Kita akan segera melakukan koordinasi dan gerak cepat, sebelum Upacara 17 Agustus 2024 Bersama Presiden di IKN, Insha Allah kita sudah bisa lakukan Akselerasi yang Kongkrit & Inklusif!” ujar Fikri.
Senada dengan Fikri, Menkominfo, Budi Arie Setiadi mengapresiasi Diskusi “Membangun Ekosistem Startup di Desa Kreatif IKN.”
"Ini sangat bagus, karena membangun Ibu Kota Negara bukan cuma membangun fisiknya saja dan wilayahnya saja. Tapi sumber daya manusianya yang ada disitu. Terutama warga disekitar IKN itu sendiri dan kita berharap semakin banyak yang tumbuh desa desa kreatif berkat sokongan Asosiasi desa kreatif Indoneaia ini," tegas Budi Arie yang juga Ketua Dewan Pembina ADKI.
Baca Juga: Mudah! Begini Cara Batasi Konten Politik di Instagram
Budi Arie menambahkan Potensi Market Milenial & Gen Z yang luar biasa harus dimaksimalkan sebagai lokomotif Pembangunan Manusia yang Inklusif di IKN.
“Kami di Kemenkominfo memiliki Banyak Program yang siap memperkuat Ekosistem Startup di IKN. Bersama ADKI, Kita akan memperkuat Digital Talent, khususnya Talenta Masyarakat- Masyarakat suku asli yang akan menjadi bagian dari Pembangunan Ekosistem SDM disana.” tutup Menkominfo Budi Arie Setiadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









