Akurat

Kemenag Gelar Pemantauan Awal Ramadan di 134 Titik

Wahyu SK | 25 Februari 2024, 21:05 WIB
Kemenag Gelar Pemantauan Awal Ramadan di 134 Titik


AKURAT.CO Kementerian Agama akan menggelar pemantauan hilal atau rukyatul hilal awal Ramadan pada 10 Maret 2024 yang bertepatan dengan 29 Syakban 1445 Hijriah.

"Kami memutuskan akan menggelar rukyatul hilal di 134 lokasi di seluruh wilayah Indonesia," kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kemenag, Adib, dikutip dari Kemenag.go.id, Minggu (25/2/2024).

Adib menyebut, rukyatul hilal akan dilaksanakan Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag kabupaten/kota, bekerja sama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam serta instansi lain di daerah setempat.

Sidang isbat penentuan awal Ramadan 1445 H dilakukan dengan mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis atau hisab, serta hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan hilal.

Adib menjelaskan, secara hisab, semua sistem sepakat bahwa ijtimak menjelang Ramadan jatuh pada Minggu, 10 Maret 2024 atau bertepatan 29 Syakban 1445.

Baca Juga: Persiapan Bulan Ramadan, Ini Menu Enak dan Segar yang Pas Disantap untuk Berbuka Puasa

"Pada hari rukyat, 29 Syakban 1445 Hijriah tinggi hilal pada saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berkisar antara -0 derajat 20' 1,2 sampai 0 derajat 52' 5,4 dengan sudut elongasi antara 2 derajat 14' 46,8 sampai 2 derajat 41' 50,4," paparnya.

Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1445 H dimulai pada 11 Maret, Idulfitri 1 Syawal pada 10 April, puasa Arafah 9 Zulhijah pada 16 Juni serta Iduladha 10 Zulhijah pada 17 Juni 2024.

Keputusan penetapan dilakukan dengan menggunakan metode Hisab Wujudul Hilal Hakiki.

Keputusan tertuang dalam Maklumat Nomor 1/MLM/I.0/E/2024 yang ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, pada 12 Januari 2024.

Sama dengan Kemenag, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga akan melakukan pemantauan awal Ramadan pada 10 Maret 2024.

Rukyatul hilal awal Ramadan akan dilakukan di 50 hingga 60 titik rukyat yang tersebar di berbagai wilayah, mencakup zona Indonesia Timur, Tengah dan Barat.

"Tanggal 10 Maret hari Ahad Legi. Untuk Ramadan ini ada sekitar 50-60 titik rukyat yang tersebar di berbagai wilayah," kata Ketua Lembaga Falakiyah PBNU, KH Sirril Wafa, Jumat (23/2/2024).

Baca Juga: 7 Persiapan Menyambut Bulan Puasa Ramadan, Yuk Siap-siap Sambut Kesucian Puasa

Dia menjelaskan, rukyatul hilal akan dilakukan secara serentak oleh LFNU daerah di sejumlah titik yang telah ditentukan, meliputi pinggir pantai yang mengarah ke barat maupun di gedung-gedung tinggi dengan ufuk barat yang tidak terhalang.

"Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, rukyatul hilal serentak dilakukan oleh LF-LF daerah di lokasi rukyat yang telah ditentukan," Kiai Sirril menambahkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK