Bawaslu Sebut 1.400 TPS Potensi Gelar Pemungutan Suara Ulang

AKURAT.CO Pemungutan suara ulang (PSU) potensi digelar pada 1.400 TPS. Bawaslu menyebut, PSU perlu dilakukan karena menemukan adanya pelanggaran Pemilu 2024.
Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenti membeberkan, jumlah pelanggaran masih dinamis. Namun berdasarkan pemantauan sejauh ini, PSU berpeluang digelar pada 1.400 TPS.
“Masih ada 1.400 potensi PSU,” kata Lolly, di Jakarta, Kamis (15/2/2024).
Baca Juga: Bawaslu Ungkap Kecurangan Pemilu, Mobilisasi dan Intimidasi Ribuan TPS
Lolly menuturkan, pemantauan terhadap kecurangan pemilu masih berjalan seiring proses penghitungan suara. Bawaslu juga memonitor data rekapitulasi yang diinput melalui Sirekap, dan menemukan adanya indikasi penggelembungan suara.
Sebelumnya Bawaslu membeberkan adanya praktik intimidasi dan mobilisasi pada ribuan TPS. Sedikitnya 2.271 TPS mengalami intimidasi dan terjadi mobilisasi pada 12.632 TPS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







