Akurat

Pede Satu Putaran, Gerakan Pemilih Pandai Puji Jiwa Besar Prabowo Subianto dan Program Makan Gratis

Leo Farhan | 9 Februari 2024, 18:32 WIB
Pede Satu Putaran, Gerakan Pemilih Pandai Puji Jiwa Besar Prabowo Subianto dan Program Makan Gratis

AKURAT.CO - Sosok Prabowo Subianto merupakan satu dari sedikit sosok di Indonesia yang bekerja dengan ikhlas dan tanpa pamrih. Bahkan, mantan presiden ke-4 Indonesia, Dr. K.H. Abdurrahman Wahid, atau lebih dikenal dengan nama Gus Dur, pernah menyatakan bila Prabowo Subianto adalah tokoh paling ikhlas se-Indonesia yang bekerja tanpa pamrih.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pemuda Pemilih Pandai Prov Banten, Ilham Agung Priatna, bahwa menurutnya, latar belakang Prabowo sebagai seorang tentara telah mendidiknya untuk memiliki jiwa besar tersebut.

"Dalam debat terakhir yang digelar KPU, Prabowo Subianto kembali menunjukkan jiwa besarnya dengan memaparkan visi misi tanpa menyerang kandidat lain. Bahkan dengan jiwa besar, Prabowo Subianto meminta maaf bila pada masa kampanye dianggap berbuat salah," kata Ilham yang aktif dalam kegiatan kemasyarakatan di Bandung dan sekitarnya.

"Prabowo adalah sosok jenderal dengan integritas tinggi. Karena sebagai seorang tentara Prabowo Subianto memang dididik untuk bekerja dengan ikhlas dan memiliki jiwa besar, dan dengan respon beliau, kami pede pemilu satu putaran karena masyarakat bisa menilai ini sebagai hal yang positif," lanjutnya.

Baca Juga: Zarry Hendrik Diduga Jadi Buzzer Prabowo Subianto, Netizen: Jago Jualan Kata-kata Chessy

Menurut Ilham, saat ini Indonesia sangat membutuhkan seorang pemimpin yang bukan hanya memiliki visi besar demi mewujudkan kemajuan Indonesia, tapi juga memiliki jiwa besar untuk merangkul semua. 

Sosok Prabowo yang berjiwa besar dan selalu mementingkan kebutuhan rakyat dinilainya telah meraih banyak dukungan dari berbagai lapisan masyarakat. Terlebih, tidak seperti kandidat lain, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menurutnya telah memikirkan kesejahteraan masyarakat, bahkan sejak dari usia dini dengan menyodorkan program memberi makanan bergizi gratis.

Program ini dibuat karena Prabowo menilai banyak sekali penghasilan orang Indonesia yang masih Rp 1 juta per bulan. Menurutnya, apabila tidak dibantu dalam pemberian makanan bergizi, tentunya akan berat untuk orang tua yang berpenghasilan Rp 1 juta perbulan memberi makanan agar anak-anak mereka mendapat gizi yang dibutuhkan.

"Apalagi selain diberikan kepada anak-anak, program makanan bergizi ini juga akan diberikan kepada ibu yang sedang hamil. Langkah ini merupakan cara cerdas untuk mengatasi stunting di Indonesia," tegasnya.

Karena itu, gerakan moral Pemilu Damai Pemilih Pandai atau #PDPP turut mengajak generasi muda, baik milenial maupun Generasi Z untuk menyoroti benar hal tersebut. Ilham menegaskan upaya untuk mengatasi stunting tidak hanya memerlukan keterlibatan pemerintah, tetapi juga kerjasama dari berbagai pihak.

"Upaya mengatasi stunting memang ini sangatlah penting karena saat ini Indonesia telah menjadi negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan terbesar ke-17 di dunia pada 2022," papar dia.

Di tengah pembangunan, angka stunting di Indonesia masih mencapai 21,6% pada 2022. Hal ini sangat tragis karena angka ini merupakan angka tertinggi kedua di ASEAN setelah Timor Leste.
Masalah stunting ini, menurut Ilham, tidak bisa dianggap remeh.

"Masa 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari kehamilan hingga dua tahun pertama kehidupan anak, adalah periode kritis untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Apalagi, dengan memberi bantuan makanan bergizi itu, banyak manfaat lain yang bisa diraih karena Prabowo yakin program ini dapat membantu mengentaskan kemiskinan," pungkasnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.