AKURAT.CO Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) didorong menindaklanjuti laporan ASN tak netral pada Pemilu 2024. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Anas mengaku sudah meminta KASN untuk segera memberi sanksi ASN yang melanggar netralitas.
Menurut Azwar, KASN nantinya yang bakal menindaklanjuti kasus dengan memberi sanksi ringan, sedang maupun pemberhentian hingga pidana. Sejauh ini, KASN juga berkoordinasi dengan Bawaslu dan Kemendagri terkait kasus netralitas ASN.
"Kami telah meminta pada KASN untuk menindaklanjuti terhadap seluruh laporan yang terkait dengan netralitas ASN," kata Azwar Anas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/1/2024).
Baca Juga: ASN Milik Negara Bukan Presiden
Dirinya menilai, kasus pelanggaran netralitas ASN mengalami lonjakan djbanding dengan Pemilu 2019. Terlebih, Pemilu 2024 digelar secara serentak dan nantinya ditutup dengan pilkada.
Sekalipun begitu, Azwar mengingatkan, tidak semua laporan dapat ditindaklanjuti, karena harus diverifikasi terlebih dulu.
“Pengaduan ada yang bisa diverifikasi, ada juga yang tidak sesuai dengan yang dilaporkan," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









