Sebut Sistem Demokrasi Indonesia Paling Baik, Kapolri Bicara Suksesi Nasional

AKURAT.CO Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyinggung soal seorang pemimpin yang bisa melanjutkan estafet kepemimpinan. Pernyataan Kapolri ini disampaikan mendekati masa tenang sebelum hari pencoblosan suksesi nasional.
Eks Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) juga berharap agar perbedaan pendapat tidak merusak cita-cita seluruh masyarakat Indonesia. Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam sambutan pada acara Perayaan Natal Mabes Polri Tahun 2023 di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan beberapa waktu yang lalu.
"Yang kita cari adalah pemimpin yang bisa melanjutkan estafet kepemimpinan, bukan karena perbedaan," kata Sigit, dikutip dari tayangan Kanal YouTube Divisi Humas Polri, Jumat (12/1/2024).
Baca Juga: Kapolri Titip Doa Tahun Politik ke Jemaat Katedral
Dia menyebut, masyarakat tentu ingin siapapun yang menjadi pemimpin nanti adalah yang terbaik.
"Kita menginginkan siapapun pemimpin yang saat ini kemudian naik menjadi pasangan calon, tentu lah para pemimpin-pemimpin terbaik," ujar dia.
Lebih lanjut eks Kapolda Banten ini turut minta semua pihak, juga tokoh lintas agama untuk bisa mendinginkan suasana (cooling syatem) selama pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Baca Juga: Majunya Gibran Disorot New York Times: Perkuat Demokrasi atau Dinasti?
"Mumpung di sini yang hadir berbagai macam saudara-saudara dari lintas agama, dan ini penting sekali kita sampaikan kepada jemaat kita untuk terus bisa menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah pendapat yang ada," katanya.
Menurutnya, tahun ini tentunya akan penuh dengan dinamika karena Indonesia sebentar lagi akan masuk dalam tahapan inti pemilu.
Walau pemilu selalu terjadi perbedaan, tapi menurutnya hal tersebut adalah bagian yangbtidak terpisahkan dari demokrasi. Di mana ia menilai sistem demokrasi di Indonesia adalah yang paling baik.
Baca Juga: Humor Gus Dur: Kapan Suksesi Pemimpin?
"Ini bagian dari demokrasi, mungkin indonesia jadi salah satu negara sistem demokrasi paling baik," kata Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo menuntaskan.
Masyarakat Indonesia akan kembali memilih Presiden dan Wakil Presiden yang kelak menjalankan roda pemerintahan selama satu periode ke depan.
Berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan KPU RI, Pemilu 2024 untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden Indonesia akan dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024 mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini
- 10OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya






