Mahfud Tegas Enggak Kampanye Sat-set saat Kunjungi PGI

AKURAT.CO Sambangi Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Mahfud MD meyakinkan tidak ada urusan dengan Pilpres 2024. Kedatangannya ke markas PGI, terkait Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Jadi saya datang kesini sebagai Menkopolhukam, tidak ada gambar (Ganjar-Mahfud), embel-embel maupun substansi yang sifatnya politik elektoral, tapi datang sebagai Menkopolhukam karena saya sering berhubungan dengan PGI,” kata Mahfud, seusai melakukan pertemuan secara tertutup, di Grha Oikouemenei, Jakarta, Selasa (19/12/2023).
Menurut Mahfud, yang juga merupakan cawapres nomor urut 3, tidak dalam suasana pemilu dan pilpres pun, dirinya sering bertemu dengan pihak PGI secara berkala selama empat tahun belakangan.
Baca Juga: Kerap Muncul di Media Sosial, Apa Itu Law of Attraction dan Bagaimana Cara Menerapkannya
“Tidak ada event politik pun, saya sering mengundang beliau-beliau ke kantor atau ke rumah berdiskusi dan ini sejak empat tahun lalu,” ucap dia.
Dirinya pun menyampaikan soal jaminan dari pemerintah tentang keamanan politik selama Nataru berlangsung.
“Saya katakan pemerintah menjamin bahwa natal nanti akan damai, tahun baru akan aman, karena pekan lalu Presiden Jokowi sudah mengundang rapat paripurna kabinet, dan semua menteri sudah presentasi kesiapannya,” ucap Mahfud.
“Termasuk TNI dan polri beserta tim semuanya sudah menyatakan bahwa tahun baru dan natalan tahun ini tahun baru 2024 dan natal 2023 aman,” sambungnya.
Dalam pertemuan itu, Mahfud bersama dengan Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, yang juga diketahui partai koalisi dari pasangan Ganjar-Mahfud. Hal itu justru dikaitkan dengan pengangkatan Hary sebagai Ketua Panitia Nasional Nataru 2023/2024.
Untuk diketahui, pasangan calon nomor urut 3, Ganjar-Mahfud, memang menggunakan jargon “Sat-set, Tas-tes” selama kampanye Pilpres 2024 berlangsung.
“Sat-set Tas-tes” menurut mereka adalah suatu gerak cepat dari Ganjar-Mahfud, untuk memajukan dan melaksanakan program-progam kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









