Anies-Muhaimin Vs Ganjar-Mahfud Cuma Beda Nol Koma

AKURAT.CO - Hasil survei LSI Denny JA menunjukkan elektabilitas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar masih menempati urutan paling buncit namun angkanya kini beda tipis dari Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang menempati posisi kedua.
Elektabilitas Ganjar–Mahfud di angka 24.9% sementara Anies–Muhaimin 24.0%.
"Prabowo–Gibran berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 42,9 persen, kemudian 7,7 persen tidak tahu/tidak jawab. Prabowo–Gibran unggul 18 persen dari Ganjar-Mahfud, dan unggul 18,9 persen dari Anies-Muhaimin adapun selisih antara Ganjar–Mahfud dengan Anies–Muhaimin sebesar 0,9 persen," kata Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa dalam paparan survei lembaganya, di Jakarta, Senin (11/12/2023).
Survei dilakukan 20 November-3 Desember 2023 dengan melibatkan 1.200 responden di seluruh Indonesia. Dengan 1.200 responden, margin of error survei sebesar 2.9%.
Survei dilakukan wawancara tatap muka (face to face interview) dengan menggunakan kuesioner. Selain survei dengan metode kuantitatif, LSI Denny JA juga memperkaya informasi dan analisis dengan metode kualitatif, seperti analisis media, in-depth interview, expert judgement dan focus group discussion.
Baca Juga: LSI Denny JA: Prabowo-Gibran Butuh 7,2 Persen Untuk Menang Satu Putaran
Dilihat secara tren, elektabilitas Ganjar-Mahfud terus menurun sedangkan Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin terus naik. Ardian merinci pada bulan Oktober 2023 elektabilitas Ganjar-Mahfud di angka 35.3% lalu turun ke angka 28.6% pada awal November 2023. Survei di akhir November 2023 elektabilitas Ganjar turun kembali ke angka 24.9%.
Sedangkan elektabilitas Anies-Muhaimin mengalami kenaikan cukup siginifikan. Pada survei Oktober 2023 elektabilitas Anies-Muhaimin sebesar 17.2%. Survei di awal bulan November 2023 naik menjadi 20.3%, dan naik kembali menjadi 24.0% pada survei di akhir bulan November 2023.
"Ganjar dan Anies kini selisihnya tinggal 0,9%. Selisihnya di bawah satu persen. Padahal sebelumnya pernah mencapai dua digit bahkan menyentuh lebih dari 20 persen," kata Ardian.
Baca Juga: Survei LSI Denny JA: 40,2 Persen Pemilih Ganjar Pindah ke Anies
Tren positif juga terjadi pada elektabilitas Parbowo-Gibran. Pada survei Oktober 2023 elektabilitas Prabowo–Gibran sebesar 36.8%. Survei di awal bulan November elektabilitasnya naik menjadi 40.3% kemudian naik kembali ke angka 42.9% pada survei di akhir bulan November 2023.
"Ganjar - Mahfud melalukan blunder yang fatal karena menyerang Jokowi menyebabkan eksodus pemilih yang puas atas Jokowi secara signifikan. Jika tak ada perubahan strategi menyerang Jokowi, Ganjar dapat dikalahkan Anies dan tersingkir di putaran pertama," demikian kata Ardian Sopa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








