Rakyat Percaya Jokowi Netral

AKURAT.CO Isu politik dinasti, putusan MK yang kontroversial termasuk pengakuan cawe-cawe, tidak memengaruhi kepercayaan publik akan netralitas Presiden Jokowi. Survei yang digelar LSI selama 3-5 Desember 2023 menyebut rakyat tak meragukan netralitas Jokowi.
Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan menyebut, data survei nasional menyebutkan sebanyak 60,2 persen dari 1.426 responden percaya Jokowi netral, dan tidak berpihak pada calon tertentu. Artinya, status cawapres putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming tak membuat publik ragu terhadap netralitas kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.
“Mayoritas masyarakat, angkanya sebesar 60,2 persen, menilai Jokowi netral dan tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon,” kata Djayadi, menyampaikan hasil survei secara daring, Minggu (10/12/2023).
Baca Juga: Prabowo: Saya Tim Jokowi
Dari survei tersebut, 28,7 persen responden menilai Jokowi tidak netral. Sementara 11,1 persen responden mengaku tidak tahu ketika diberi pertanyaan soal netralitas Jokowi.
Survei juga mengungkapkan 60,5 persen responden meyakini ASN dan aparat pemerintah lainnya netral. Hanya 28 persen yang memberi penilaian ASN tidak netral.
Baca Juga: Menuju 1 Dekade Jokowi: Indeks HAM Tanpa Kemajuan
Ketika disinggung potensi kecurangan, mayoritas responden menilai bakal ada kecurangan. 30,4 persen responden menilai kemungkinan kecurangan cukup besar, 19,8 persen menjawab sangat besar, dan 19,7 persen menjawab kecil kemungkinan.
Survei juga menangkap persepsi publik mengenai pihak yang melakukan kecurangan. Mayoritas responden (17,1 persen) menganggap partai politik yang bakal curang, selanjutnya tim sukses (15,9 persen), dan penyelenggara pemilu (13,6 persen).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









