Bantuan Pengungsi Letusan Gunung Marapi Disalurkan dari Lumbung Sosial

AKURAT.CO Pemerintah menyalurkan bantuan untuk pengungsi letusan Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat.
Menteri Sosial, Tri Rismaharini, mengatakan, bantuan disalurkan melalui lumbung dari balai yang berada di Provinsi Aceh.
"Kami contohkan di Aceh satu bulan dan kami dengar terjadi letusan Gunung Marapi, jadi kami langsung ke sana. Kami sebarkan lumbung-lumbung di balai kami kalau dekat Aceh, yang jalan maka dari Aceh," katanya di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (4/12/2023).
Menurut Risma, skema tersebut lebih efektif dan cepat dalam penyaluran bantuan kepada para pengungsi. Selain juga penyaluran tidak terpusat dari pemerintah di Jakarta, melainkan dari lumbung-lumbung yang ada di daerah sekitar.
Baca Juga: Erupsi Gunung Marapi di Sumatra Barat, 11 Pendaki yang Terjebak Dinyatakan Meninggal Dunia
"Makanya kita tidak kesulitan, tidak harus dari Jakarta. Jadi ada stok, bahkan di lumbung sosial mereka juga punya. Jadi kami bantu semuanya. Jadi kita lebih cepat karena ada stok di lumbung sosial di masyarakat dan update Marapi akan saya cek kembali," jelasnya.
Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar mengalami erupsi sejak Minggu (3/11/2023) sekitar pukul 14.54 WIB.
Erupsi gunung api dengan ketinggian 2.891 mdpl itu ditandai muntahan abu berisi material vulkanik hingga 3.000 meter dari puncak kawah yang disertai suara gemuruh.
Berdasarkan perekaman seismogram Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi Gunung Marapi terekam dengan amplitudo maksimum 30 milimeter dan durasi 4 menit 41 detik.
Sebanyak 11 pendaki menjadi korban tewas akibat dampak erupsi Gunung Marapi.
Baca Juga: Gunung Marapi di Sumatra Barat Kembali Meletus, Ini Catatan Riyawat Erupsi dan Letusannya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana








