Akurat

Profil Luhut Pandjaitan, Menteri Kepercayaan Jokowi Yang Jatuh Sakit Karena Kelelahan

Putri Chandra | 11 Oktober 2023, 09:45 WIB
Profil Luhut Pandjaitan, Menteri Kepercayaan Jokowi Yang Jatuh Sakit Karena Kelelahan

AKURAT.CO Beberapa hari ini Luhut Binsar Pandjaitan yang dipanggil Luhut dikabarkan sakit sehingga masih dirawat di rumah sakit.

Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi kondisi Luhut sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi saat ini masih di rumah sakit.

Bahlil meminta mohon doa agar Luhut bisa segera pulih dan beraktivitas kembali, meskipun belum diketahui penyebab penyakitnya.

"Kita doain Pak Menko kami semoga cepat sehat diberi kekuatan oleh Allah SWT, dilindungi, memang beliau seorang pekerja keras," ungkap Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Baca Juga: Daftar 14 Jabatan Luhut Binsar Panjaitan Yang Diberikan Jokowi

Mengutip berbagai sumber, Rabu (11/10/2023), Luhut yang dikabarkan sedang sakit, ternyata karena kelelahan setelah mempersiapkan Forum Archipelagic and Island States (AIS) di Bali. 

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menparekraf Sandiaga Uno, yang juga menyatakan bahwa Luhut sebelumnya telah melakukan kunjungan ke Afrika dan sempat menghadiri acara lain, seperti perayaan ulang tahunnya yang ke-76.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, memiliki latar belakang dari militer. 

Luhut lahir pada 28 September 1947 di Toba Samosir memiliki banyak posisi penting selama menjabat di kabinet Presiden Jokowi.

Baca Juga: Luhut Binsar Pandjaitan Sakit Gara-gara Kelebihan Beban Tugas Dari Jokowi?

Pada 12 Agustus 2015, Luhut menjabat sebagai Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi. 

Setelah itu, Luhut menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan pada tanggal 31 Desember 2014 dan berakhir pada tanggal 2 September 2015. 

Kemudian pada 27 Juli 2016, ketika reshuffle Kabinet Kerja Jilid II dimulai, Luhut diangkat menjadi Menko Kemaritiman dan Investasi, saat itulah Luhut mengambil alih posisi Rizal Ramli sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman.

Luhut dianggap sebagai menteri kabinet yang paling dipercaya oleh Presiden Jokowi. 

Bahkan saat Presiden Jokowi memberhentikan Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 15 Agustus 2016 karena kontroversi kepemilikan paspor AS, Luhut dianggap sebagai Plt Menteri ESDM.

Luhut juga sering diminta oleh Jokowi untuk menangani berbagai masalah strategis nasional yang bukan bidang keahliannya. seperti mengatasi pandemi COVID-19, menyelesaikan konflik Papua, dan meningkatkan kualitas udara Jakarta. 

Menteri Luhut dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi, karena dia cukup sering orang-orang yang membutuhkan bantuan, seperti veteran perang, anak yatim piatu, dan juga korban bencana alam. 

Baca Juga: Menko Luhut Masih Sakit, Menteri Bahlil Mulai Kangen

Tak hanya itu, dia berpartisipasi dalam berbagai lembaga sosial, termasuk Yayasan Pendidikan Harapan Papua, Yayasan Pendidikan Anak Bangsa Bisa, dan Yayasan Pendidikan Anak Negeri.

Melihat kerja keras dan kepercayaan Jokowi terhadapnya, tak mengherankan bahwa Luhut sering disebut sebagai Menteri Segala Urusan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.