Akurat

Enggak Cuma Batik, 7 Budaya Indonesia Ini Juga Telah Diakui UNESCO

| 2 Oktober 2023, 14:11 WIB
Enggak Cuma Batik, 7 Budaya Indonesia Ini Juga Telah Diakui UNESCO

AKURAT.CO Indonesia adalah negara kepulauan kaya akan keragaman budaya, memiliki banyak aset budaya yang diakui oleh UNESCO. Salah satunya adalah seni tradisional batik.

Akan tetapi, kekayaan budaya Indonesia jauh lebih luas daripada itu. Berikut ini berbagai budaya Indonesia yang telah mendapat pengakuan dari UNESCO.

Baca Juga: Sejarah Hari Batik Nasional Di Indonesia Tiap 2 Oktober

1. Batik

Batik adalah salah satu seni kain tradisional Indonesia yang paling terkenal dan diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Manusia.

Kesenian ini melibatkan teknik pewarnaan kain dengan pola-pola yang rumit dan indah. Setiap motif batik memiliki makna simbolis yang dalam, mencerminkan beragam aspek budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia.

Batik tidak hanya digunakan sebagai pakaian sehari-hari, tetapi juga dalam acara-acara istimewa, seperti pernikahan dan upacara keagamaan.

Baca Juga: Islam Dan Kaitannya Dengan Batik Di Indonesia

2. Wayang Kulit

Wayang kulit adalah pertunjukan dramatis tradisional Indonesia yang menggunakan boneka kulit yang diproyeksikan ke layar putih. UNESCO mengakui wayang kulit sebagai Warisan Budaya Tak Benda Manusia.

Pertunjukan ini menggabungkan seni visual, musik, dan narasi, seringkali mengangkat cerita dari epik Ramayana dan Mahabharata. Wayang kulit juga sering digunakan sebagai alat pendidikan untuk menyampaikan nilai-nilai budaya dan moral kepada generasi muda.

3. Angklung

Angklung adalah alat musik tradisional yang terbuat dari bambu dan dipukul untuk menghasilkan suara. UNESCO telah mengakui angklung sebagai Warisan Budaya Tak Benda Manusia.

Alat musik ini digunakan dalam berbagai upacara dan pertunjukan, serta di sekolah-sekolah untuk mengajarkan musik kepada anak-anak. Angklung adalah simbol musik tradisional Indonesia yang memukau.

Baca Juga: Kapan Hari Batik Nasional Dan Bagaimana Sejarahnya?

4. Keris

Keris adalah senjata tradisional Indonesia yang memiliki makna simbolis dalam budaya Indonesia. Keris diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Manusia.

Keris seringkali dianggap memiliki kekuatan magis dan digunakan dalam upacara adat, seperti pernikahan dan pertunjukan tari. Masing-masing keris memiliki desain unik yang mencerminkan kekayaan seni ukir dan keahlian tukang pandai Indonesia.

5. Ramuan Jamu

Indonesia memiliki tradisi pengobatan herbal yang dikenal sebagai jamu. UNESCO mengakui jamu sebagai Warisan Budaya Tak Benda Manusia. Jamu adalah campuran ramuan alami yang digunakan untuk tujuan kesehatan dan kecantikan.

Ramuan jamu terdiri dari berbagai tumbuhan, rempah-rempah, dan bahan alami lainnya. Praktik jamu telah berlangsung selama berabad-abad dan terus menjadi bagian penting dari budaya kesehatan masyarakat Indonesia.

6. Kerajinan Tangan dan Seni Ukir

Indonesia juga dikenal dengan kerajinan tangan dan seni ukir yang indah. Banyak kerajinan tangan tradisional, seperti ukiran kayu, perhiasan perak, dan anyaman bambu, telah mendapat pengakuan dari UNESCO.

Karya seni ini mencerminkan kekayaan warisan budaya lokal dan menjadi sumber penghidupan bagi banyak masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Sambut Hari Batik Nasional, KAART JAGAT IPMI Gelar Fashion Show

7. Pencak Silat: Seni Bela Diri Tradisional

Pencak Silat adalah seni bela diri tradisional Indonesia yang diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Manusia. Seni bela diri ini mencakup gerakan-gerakan elegan dan teknik pertarungan yang unik.

Pencak Silat bukan hanya olahraga, tetapi juga bagian integral dari budaya Indonesia, digunakan dalam berbagai upacara dan acara adat.

Indonesia adalah rumah bagi berbagai warisan budaya yang diakui oleh UNESCO, yang mencerminkan kekayaan budaya yang luar biasa dari negara ini.

Meskipun batik adalah yang paling terkenal, keindahan budaya Indonesia mencakup segala hal mulai dari seni tradisional hingga pertunjukan dramatis, musik, senjata simbolis, pengobatan herbal, kerajinan tangan, seni ukir, dan masih banyak lagi.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.