AKURAT.CO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiagakan 31 helikopter patroli maupun waterbombing di provinsi prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Keenam provinsi tersebut yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah serta Kalimantan Selatan.
"Ini sudah berjalan dan BNPB juga mendukung satgas daratnya," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, kepada wartawan, Minggu (30/7/2023).
Dia menjelaskan, satgas darat adalah orang-orang yang menjadi ujung tombak jika ada laporan terjadinya titik api. BNPB turut memperkuat anggota satgas darat.
"Baik itu pompa jinjing, Alat Pelindung Diri, alat pemadam api foam, selang dan lain-lain," beber Abdul Muhari.
Menurut dia, hal tersebut sudah optimal untuk mencegah terjadinya karhutla. Pasalnya, respon di lapangan yang menentukan efektivitas penanganan karhutla.
"Ini yang terus kita koordinasikan di daerah, supaya pemda yang sudah kita dukung alat kelengkapan personelnya bisa merespons itu dengan cepat," jelas Abdul Muhari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar





