Libur Nataru, Kapolri Prediksi Puncak Mudik Kereta Api Terjadi di 28 Desember 2025

AKURAT.CO Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, memprediksi puncak arus mudik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bagi pengguna jasa Kereta Api Indonesia (KAI) akan terjadi pada 28 Desember 2025.
Prediksi tersebut didasarkan pada tren peningkatan pembelian tiket kereta api yang tercatat menjelang periode libur akhir tahun. Di mana, pembelian tiket KAI paling tinggi terjadi pada tanggal 28 Desember 2025.
Dia mengatakan, meningkatnya jumlah penumpang kereta api pada periode tersebut perlu diantisipasi dengan pengamanan dan pelayanan yang optimal.
Baca Juga: Pengamanan Nataru 2025–2026 Harus Terpadu, Antisipatif, dan Humanis
Untuk itu, dia meminta seluruh petugas di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mencegah potensi tindak kriminal di lingkungan stasiun maupun selama perjalanan.
"Kepada para petugas, antisipasi segala tindakan kejahatan. Jangan sampai ada permasalahan-permasalahan kriminalitas terjadi," kata Kapolri, di Jakarta, Selasa (23/12/2025).
Selain pengamanan, Kapolri juga menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran dan kenyamanan arus mudik dan balik selama libur Nataru.
"Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi hal utama dalam mengantisipasi kemungkinan hal-hal yang tak diinginkan," tutupnya.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi bekerja sama dengan BPS, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Akademisi, telah melakukan survei Potensi Pergerakan Orang pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Hasilnya terdapat tren peningkatan potensi pergerakan masyarakat secara nasional pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) sebesar 2,71 persen, dari 39,30 persen pada tahun lalu menjadi 42,01 persen.
Baca Juga: 10.000 Banser Amankan Nataru, Gaungkan Teladan Kemanusiaan Gus Dur dan Riyanto
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan meningkatnya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan pada masa Nataru 2025/2026 disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti waktu libur yang panjang di mana libur sekolah bersamaan dengan libur Nataru 2025/2026 serta kondisi infrastruktur transportasi yang semakin baik.
Faktor berikutnya, tingginya minat masyarakat untuk berwisata, aspek budaya terutama bagi masyarakat yang ingin merakayakan Hari Natal di kampung halaman, serta aspek ekonomi.
Terkait pemilihan moda transportasi, Menhub Dudy menyampaikan bahwa penggunaan mobil pribadi jadi yang terbanyak menurut hasil survei, angkanya mencapai 42,78 persen atau 51,12 juta orang.
Moda terbanyak berikutnya adalah sepeda motor sebesar 18,41 persen atau 22,00 juta orang, bus sebesar 8,17 persen atau 9,76 juta orang, mobil sewa sebesar 7,43 persen atau 8,87 juta orang, mobil travel sebesar 6,39 persen atau 7,64 juta orang.
Moda lain yakni pesawat sebesar 3,57 persen atau 4,27 juta orang, kereta api jarak jauh sebesar 3,29 persen atau 3,94 juta orang, kapal penyeberangan sebesar 3,14 persen atau 3,75 juta orang, kapal laut sebesar 2,20 persen atau 2,62 juta orang, dan commuter line sebesar 1,93 persen atau 2,30 juta orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









