Program MBG Sukses Berkat Adanya Ahli Gizi di Setiap SPPG

AKURAT.CO Kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) penting untuk terus dikuatkan sebagai salah satu agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Keberhasilan program ini sangat bergantung pada standar mutu makanan yang disajikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
Anggota Komisi IX DPR, Achmad Ru'yat, meminta agar setiap SPPG memperhatikan tiga komponen penting dalam pengelolaan makanan bergizi, yaitu kandungan gizi seimbang, keamanan pangan serta standar sanitasi dan higiene.
Baca Juga: BGN Pastikan Ahli Gizi di Program MBG Diprioritaskan Jadi PPPK
"Program MBG sukses dengan memastikan bahwa setiap SPPG ada ahli gizi yang memastikan makanan itu aman, sehat, layak konsumsi dan tentu bergizi," katanya, dalam keterangannya, Rabu (19/11/2025).
Selain kehadiran ahli gizi, Achmad Ru'yat juga menekankan pentingnya manajemen SPPG yang profesional serta pengelolaan keuangan yang akuntabel.
"Yang kedua, manajer yang profesional. Yang ketiga, ahli keuangan yang bisa menata keuangan dalam dapur SPPG dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Baca Juga: Sebut Program MBG Tak Butuh Ahli Gizi, Ini Klarifikasi Cucun Ahmad Syamsurijal
Menurut Achmad Ru'yat, sejumlah perguruan tinggi telah menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk dilibatkan sebagai ahli gizi di SPPG.
Dia berharap penguatan sumber daya manusia di tingkat pelaksana dapat menjamin kualitas program dan memastikan tujuan besar peningkatan gizi masyarakat dapat tercapai.
"Ahli gizi ini penting (dalam pelaksanaan Program MBG). Saya dari IPB juga melihat ada ahli-ahli gizi dari IPB serta banyak sekali dari akademi-akademi gizi di berbagai provinsi di Indonesia. Karena itu, saya meminta BGN (badan Gizi Nasional) memastikan bahwa ahli gizi tersedia di setiap SPPG," jelas Achmad Ru'yat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








