Akurat

BGN Pastikan Ahli Gizi di Program MBG Diprioritaskan Jadi PPPK

Paskalis Rubedanto | 17 November 2025, 20:06 WIB
BGN Pastikan Ahli Gizi di Program MBG Diprioritaskan Jadi PPPK

AKURAT.CO Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan status dan kesejahteraan tenaga ahli gizi yang bekerja dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Menurutnya, seluruh ahli gizi yang kini terlibat dalam layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan diproyeksikan untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Seluruh ahli gizi diproyeksikan menjadi PPPK, bahkan kita ingin secepatnya melibatkan mereka dalam satu computer assessment test," kata Sony dalam pertemuan bersama DPR dan Persagi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/11/2025).

Baca Juga: DPR dan BGN Sepakat Percepat Penyelesaian Kekurangan Tenaga Ahli Gizi hingga Juru Masak MBG

Dia menekankan, peningkatan status kepegawaian itu penting untuk menjaga stabilitas layanan gizi dan mendorong profesionalitas di lapangan. 

Selain itu, dia juga mengingatkan agar ahli gizi tidak berpindah-pindah tempat kerja, karena penempatan di SPPG berkaitan langsung dengan mekanisme penggajian dan pengawasan etika profesi. 

"Ketika ahli gizi sudah bekerja pada satu tempat di SPPG, jangan lagi karena ada tawaran lain ingin berpindah. Tetap berada di tempat itu," ujarnya.

Selain peluang PPPK, Sony menyatakan bahwa para mitra pelaksana MBG diwajibkan menyediakan fasilitas akomodasi bagi tenaga ahli gizi. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan kualitas kerja para tenaga profesional tersebut. 

"Ini betul-betul profesi ahli gizi dalam program MBG kami perhatikan, supaya kualitas makanan yang dibagikan disiapkan oleh ahli gizi yang nyaman bekerja dan sesuai keilmuannya," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.