Ribuan Petani Bawa Hasil Bumi ke Gedung DPR dalam Peringatan Hari Tani Nasional

AKURAT.CO Ribuan petani yang tergabung dalam Aliansi Petani Se-Indonesia melakukan aksi damai di depan Gedung DPR RI, Jakata, Rabu (24/9/2025).
Aksi yang diinisiasi Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dan Serikat Petani Pasundan ini memperjuangan reformasi agraria bagi petani, nelayan dan masyarakat adat. Juga dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional.
Salah satu tuntutan yang diperjuangkan adalah membentuk komite nasional dan dewan nasional reforma agraria yang independen.
Baca Juga: Abdullah Soal Pertukaran Data dengan AS: DPR RI Hanya Berwenang Mengawasi dan Menyetujui
Dalam aksi ini para petani membawa hasil bumi yang dipanen seperti padi, sayur mayur, buah-buahan. Selain itu, mereka juga menggelar spanduk besar yang berisikan sejumlah tuntutan.
Sekjen KPA, Agustina, mengatakan, tuntutan dan pilihan di era kepemimpinan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dihadapkan pada dua pilihan, yaitu melanjutkan status quo menjadi penerus kejahatan agraria yang merugikan rakyat dan negara. Serta melakukan perubahan fundamental yakni berkomitmen pada reforma agraria sejati dengan langkah nyata.
"Membentuk komite nasional dan dewan nasional reforma agraria yang independen serta menata ulang penguasaan tanah dan menyelesaikan konflik agraria dan berani membongkar monopoli tanah oligarki," katanya.
Baca Juga: Komisi IX DPR RI Akui Program MBG Masih Banyak Kekurangan, Penguatan Struktur Jadi Mendesak
Menurut Agustina, jika pilihan kedua tidak diwujudkan, maka rakyat tidak punya pilihan lain kecuali merebut kembali hak-haknya secara langsung.
"Pengalaman perjuangan Serikat Petani Pasundan selama 26 tahun membuktikan bahwa perlawanan rakyat, meski berisiko, adalah jalan terakhir untuk memperoleh keadilan dan martabat. Oleh karena itu, Hari Tani Nasional 2025 adalah momentum penegasan Reforma Agraria Sejati," jelasnya.
Aksi damai para peani di depan Gedung DPR mendapat pengawalan personel gabungan dari Polri, TNI dan Pemprov Jakarta.
Baca Juga: Ketua Banggar DPR Tak Setuju Program MBG Disetop: Inventarisir Masalahnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Pelaku Karhutla
- 10Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler







