Akurat Logo

Belajar dari Sang Ibu, Luna Maya Pilih Hidup Autentik dan Tak Ambil Pusing Penilaian Orang

Nuzulul Karamah | 16 September 2026, 23:08 WIB
Belajar dari Sang Ibu, Luna Maya Pilih Hidup Autentik dan Tak Ambil Pusing Penilaian Orang
Luna Maya

AKURAT.CO Aktris papan atas Luna Maya membagikan filosofi hidup berharga yang ia petik dari sang ibunda, Desa Maya Waltraud Maiyer.

Baca Juga: Dituduh Sering Main ke Gunung Kawi Biar Awet Muda dan Kaya, Begini Respons Kocak Luna Maya

Bagi Luna, sosok ibunya adalah teladan nyata dalam bersikap autentik tanpa perlu ambil pusing terhadap pandangan orang lain.

​"I think she's just being her, ya. She's authentic, dia gak peduli dengan orang lain, dia menjadi dirinya sendiri dan itu aku belajar banyak dari dia," kata Luna Maya di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).

​Istri Maxime Bouttier ini tak memungkiri bahwa sikap cuek dan santai sang ibu sempat membuatnya merasa canggung sewaktu masih remaja. Namun, cara pandang tersebut berbalik seiring berjalannya waktu dan kedewasaan usia.

​"Awal-awal dulu aku takut, 'ih, kok Ibu gini banget, sih? Malu-maluin,' gitu, kan. Namanya kita dulu waktu kita ABG kan gitu, 'apaan, sih?' Iya, kan selalu malu dengan orang tua kita," ungkapnya.

​"Tapi pas tua gitu, kita melihat bahwa... oh my God, orang tua kita tuh... just being herself aja tuh, udah menurut aku keren banget, gitu," lanjut Luna.

​Pelajaran berharga dari sang ibu membimbing Luna untuk teguh menjadi diri sendiri tanpa perlu memaksakan diri demi menuruti ekspektasi publik.

​"Itu yang membuat aku jadi belajar bahwa menjadi diri sendiri, otentik itu dan tidak terpengaruh dengan orang lain. Terpengaruh untuk hal yang baik, ya. Tapi kalau hanya untuk memenuhi standar dan kepentingan orang lain hanya untuk pleasing other people, ya enggak, kan kita punya hidupnya masing-masing," tuturnya.

Baca Juga: ​Misi Kemanusiaan di Aceh, Cinta Laura Gandeng Luna Maya Galang Dana Rehabilitasi Desa

​Menurut wanita berusia 43 tahun ini, terus-menerus berusaha menyenangkan semua orang hanya akan menguras energi tanpa hasil.

​"Why... why we're like, selalu harus, 'oh, aku harus nyenengin ini, nih. Aku harus nyenengin itu', gitu," tuturnya.

​"Capek, kan kita harus nyenengin diri sendiri dulu," pungkas Luna Maya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.