DPR Minta Evaluasi Usai Warga Brasil Protes Kematian Pendaki di Rinjani

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, angkat suara menyikapi gelombang protes dari ribuan warga Brasil terhadap pemerintah Indonesia, buntut dari insiden meninggalnya Juliana De Souza Pereira Marins (JDSP), pendaki asal Brasil di Gunung Rinjani, Rabu (25/6/2025).
Protes tersebut ramai disampaikan melalui kolom komentar di akun Instagram pribadi Presiden RI, @prabowo, dengan berbagai tuntutan terkait standar keamanan dan proses evakuasi di kawasan wisata alam Indonesia.
“Tadi kami sudah sampaikan kepada komisi terkait untuk juga melakukan kunjungan atau evaluasi, serta memberikan masukan kepada Pemerintah tentang hal yang terjadi di Rinjani,” ujar Dasco kepada awak media di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (26/6/2025).
Menurut Dasco, DPR menilai penting untuk memastikan prosedur keselamatan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara, telah berjalan optimal di seluruh destinasi wisata berisiko tinggi seperti kawasan pendakian gunung.
Insiden kematian JDSP di Gunung Rinjani, yang terjadi saat ia terjatuh ke jurang sedalam 600 meter, tak hanya menjadi perhatian publik nasional, tapi juga menimbulkan sentimen negatif dari komunitas internasional.
Baca Juga: Putusan MK Pisahkan Pemilu: Babak Baru Demokrasi atau Awal Kekacauan?
Di Brasil, tagar #JusticeForJuliana sempat menjadi trending topic di media sosial, dengan ribuan unggahan yang menyoroti lambannya proses evakuasi dan dugaan minimnya sarana keselamatan di jalur pendakian Rinjani.
DPR berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang dan citra pariwisata Indonesia tetap terjaga di mata dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










