Dapur MBG di Bandung Libatkan 48 Warga Binaan Lapas Sukamiskin

AKURAT.CO Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus didorong untuk melayani lebih banyak lagi penerima manfaat. Salah satunya, dengan memberdayakan seluruh unsur masyarakat sehingga tercipta efek berganda atau multiplier effect.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, juga menjadi salah satu dapur yang memberdayakan masyarakat, yaitu para warga binaan.
Mereka dilatih khusus dan tersertifikasi, sehingga layak untuk bekerja di dapur MBG. Pendirian dapur MBG di Lapas Kelas I Sukamiskin mendapat sambutan baik dari para warga binaan.
Selain menambah kegiatan positif di lingkungan lapas, para warga binaan juga jadi punya mepengalaman dan keahlian baru.
Baca Juga: RI Gandeng Selandia Baru Perkuat Program MBG
"Sekarang hari-hari saya semakin cepat berlalu, karena sibuk di dapur, menyiapkan makanan untuk Program MBG," kata Rijatono Lakka, dikutip Senin (19/5/2025).
Tono, namanya panggilannya, adalah salah satu warga binaan yang diberdayakan untuk operasional SPPG di Lapas Kelas I Sukamiskin. Dia punya usaha restoran dan ahli dalam meracik makanan. Tak heran jika SPPG mempercayakan Tono menjadi juru masak.
"Saya senang sekali bisa berkontribusi menyukseskan program Bapak Presiden Prabowo dengan penuh tanggung jawab. Dari kegiatan ini, warga binaan jadi punya keahlian. Dengan keahlian, warga binaan jadi punya tempat di masyarakat, punya kesempatan untuk bekerja ketika nanti sudah kembali ke masyarakat," ujarnya.
Tono tak sendiri, ada sekitar 47 warga binaan lainnya yang juga terlibat mengelola dapur MBG untuk melayani 3.450-an penerima manfaat setiap hari. Dari mulai menerima bahan baku, mengecek kualitas, membersihkan, memasak, mengemas makanan, sampai mencuci peralatan masak dan makan.
Firsa dan Dimas, warga binaan lainnya, mengaku bangga bisa terlibat di dapur MBG. Firsa mendapat tugas memasak protein, sedangkan Dimas juru masak nasi atau karbohidrat lainnya.
"Kami jadi dapat ilmu, pengalaman, dan teman baru. Saya jadi tahu ternyata menjaga gizi sangat penting. Saya bangga karena ini termasuk pengabdian kepada Bapak Presiden," kata Firsa.
"Saya terharu, termotivasi, dan bangga ketika peralatan makan sudah kembali ke dapur, kami mendapat surat cinta dari siswa. Saya berharap program ini bisa terus berlanjut. Jadi ketika kami sudah kembali ke masyarakat, bisa terlibat di dapur lagi," ujar Dimas.
Baca Juga: Dukung Gizi Anak, Kadin Gelar Pelatihan Perdana Mitra Program MBG
Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI, Adita Irawati, mengatakan pemberdayaan warga binaan merupakan salah satu contoh nyata dampak positif dari pelaksanaan Program MBG.
Menurut dia, pesan Presiden Prabowo sangat jelas dan tegas bahwa Program MBG harus memberikan dampak positif seluas-luasnya.
"Lapas Sukamiskin sudah menerapkan pemberdayaan, sesuai tujuan dari Program MBG. Warga binaan mendapat pelatihan khusus dan tersertifikasi untuk bisa terlibat dalam Program MBG. Jadi, semua sesuai standar yang sudah Badan Gizi Nasional tetapkan. Koperasi di lapas juga diberdayakan sebagai vendor penyediaan bahan baku," kata Adita di lokasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








