Ibu-ibu Bicara Udara Serukan Pentingnya Kualitas Udara Bersih di Pilkada Jakarta

AKURAT.CO Udara bersih adalah hak mendasar yang kini terancam oleh memburuknya kualitas udara di Jakarta.
Sebagai salah satu kota dengan tingkat polusi udara terburuk di dunia, Jakarta menghadapi tantangan serius yang mempengaruhi kesehatan warganya, terutama kaum ibu yang khawatir akan dampak jangka panjang bagi keluarga dan anak-anak mereka.
Kekhawatiran ini menjadi fokus utama dalam acara Biru Talks di The Sustainability Xperience (TSX) 2024 yang digelar di Jakarta.
Pada acara tersebut, ibu-ibu dari gerakan Bicara Udara menyerukan pentingnya perbaikan kualitas udara dalam Pilkada mendatang.
Baca Juga: KIPP Desak Bawaslu Serius Tangani Pelanggaran Kampanye yang Libatkan ASN
Co-Founder Bicara Udara, Ratna Kartadjoemena, menyoroti, momen Pilkada adalah waktu yang tepat untuk mendesak para calon kepala daerah agar memberikan perhatian serius terhadap masalah kualitas udara.
Ia menjelaskan, kelompoknya sedang aktif berusaha untuk bertemu dengan calon gubernur guna memastikan isu kualitas udara menjadi prioritas.
“Saat pemilu, kami bertemu calon presiden untuk memastikan mereka mendengar suara rakyat. Kini, menjelang Pilgub, kami juga akan sibuk bertemu calon gubernur agar isu ini menjadi prioritas,” ujar Ratna.
Ratna juga menekankan pentingnya menjaga momentum dalam advokasi, agar isu kualitas udara tetap menjadi perhatian pemerintah.
Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi netizen pasif, tetapi juga proaktif dalam menyuarakan keinginan mereka kepada pemimpin yang memiliki kekuasaan untuk bertindak.
Baca Juga: Sinopsis Film Wrath Of Man, Aksi Seorang Ayah yang Berusaha Mengungkap Kematian Anaknya
“Kita sebagai masyarakat harus selalu aktif. Kita juga harus aktif mendesak dan memberikan opini kita kepada orang-orang yang memiliki kewenangan, agar suara kita didengar,” tegasnya.
Novita Natalia, Co-Founder Bicara Udara lainnya, menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan melalui strategi yang inovatif, termasuk melalui viralitas di media sosial.
Ia menambahkan, viralitas isu adalah langkah awal untuk memastikan bahwa kebijakan yang mendukung perbaikan kualitas udara dapat segera diterapkan.
"Ketika kita bicara polusi udara, kita juga bicara soal kebijakan publik. Untuk itu, masyarakat perlu sadar bahwa saat ini, jika isu tidak viral, seringkali tidak mendapat perhatian dari pemerintah,” jelas Novita.
Pada kesempatan yang sama, Amalia Ayuningtyas, Co-Founder Bicara Udara lainnya, menekankan bahwa masalah polusi udara memerlukan pendekatan sistemik yang komprehensif.
Ia mengusulkan adanya kebijakan seperti Clean Air Act yang menyeluruh agar dapat mengatasi berbagai sumber polusi.
"Masalah ini sangat sistemik, tidak bisa hanya diatasi dengan satu tindakan. Kita semua, baik pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat, harus bergotong-royong untuk mencapai solusi yang komprehensif,” ujar Amalia.
Dengan suara-suara ibu-ibu seperti Ratna, Novita, dan Amalia, Bicara Udara mengajak seluruh warga Jakarta untuk aktif mendukung perbaikan kualitas udara dalam Pilkada mendatang.
Sebagai warga, kita memiliki hak untuk menghirup udara bersih, dan kita harus terus menyuarakan pentingnya kebijakan yang mendukung hal ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







