Akurat Logo

Wacana Pembentukan 44 Kementerian Prabowo Terlalu Gemuk? Ini kata Jokowi

Rizky Dewantara | 26 September 2024, 11:25 WIB
Wacana Pembentukan 44 Kementerian Prabowo Terlalu Gemuk? Ini kata Jokowi

AKURAT.CO Presiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, dikabarkan akan membentuk 44 pos kementerian. Hal ini kerap menjadi perdebatan banyak pihak, karena jumlahnya yang lebih banyak dibanding saat pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebanyak 34 kementerian.

Mengenai wacana pembentukan 44 pos kementerian ini, Presiden Jokowi mengatakan bahwa hal ini merupakan hak prerogatif dari presiden terpilih.

Baca Juga: Bahlil Tak Masalah Jika Prabowo Ingin Bentuk 44 Pos Kementerian: Kan Mau Melakukan Percepatan

"Itu hak prerogatif, kewenangan di presiden terpilih. Karena sudah diberi mandat, diberi amanat oleh rakyat," kata Jokowi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis (26/9/2024).

Saat ditanya apakah jumlah kementerian ini terlalu gemuk, Presiden Jokowi pun tidak bicara banyak. Dia meminta agar hal tersebut ditanyakan langsung ke presiden terpilih, Prabowo Subianto.

"Ditanyakan ke presiden terpilih. Kok tanya saya," imbuhnya.

Sebagai informasi, wacana Prabowo untuk melakukan penambahan pos kementerian pun mendapat dukungan dari DPR RI. Dimana, DPR akan segera merampungkan Revisi Undang-Undang Kementerian Negara.

Di mana, dalam Revisi Undang-Undang Kementerian Negara terdapat poin fleksibilitas yang memuat aturan bahwa presiden berhak menentukan jumlah kementerian berdasarkan kebutuhannya. Sehingga, Prabowo punya keleluasaan untuk menambah maupun menggabungkan pos-pos kementerian yang ada.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.