Prabowo: Idealisme Perlu, Tapi yang Bisa Selamatkan Kita Adalah Realisme

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemerintahannya lebih mengedepankan pendekatan realisme dalam menghadapi tantangan global dan regional yang semakin kompleks.
"Strategi transformasi bangsa yang kita pegang adalah strategi yang berdasarkan realisme, yang berdasarkan kondisi nyata bangsa, regional, dan global," kata Prabowo, dalam Sidang Kabinet Paripurna ke-8 di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (6/8/2025).
Baca Juga: Prabowo Akan Lawan Pemain Ekonomi yang Memiskinkan Rakyat: Kita Tak Bisa Ditipu Lagi
Dia tak memungkiri bahwa idealisme tetap diperlukan bagi seorang pemimpin dalam mengelola negara. Namun, keadaan sering kali mendesak pemerintah untuk mengambil langkah dan kebijakan strategis yang realistis demi menyelamatkan bangsa dan negara.
"Idealisme benar, idealisme itu perlu. Tapi yang utama, yang bisa menyelamatkan kita adalah realisme," ujarnya.
Menurutnya, masalah yang terjadi di lapangan tidak cukup jika hanya dihadapi dengan teori dan retorika. Oleh karenanya, langkah konkret adalah jalan utama guna mengatasi berbagai persoalan yang ada.
"Kondisi nyata ini tidak bisa kita hadapi dengan teori, dengan angan-angan. Kita harus dengan realistis melihat situasi dan kita ambil langkah-langkah," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








