AKURAT.CO, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Imelda Sari mengusulkan agar tempat vaksinasi Covid-19 disebar ke seluruh pelosok Tanah Air, tak lagi hanya di beberapa titik.
"Gunakan Posyandu yang selama ini ada di lingkungan warga untuk memberikan vaksin," kata Imelda sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari Twitter-nya @isari68 pada Selasa (13/7/2021).
Dia mendorong pengoptimalan kelurahan agar bisa melakukan vaksinasi massal di RW-RW secara bergiliran. "Sehingga tidak perlu terjadi kerumunan yang besar," imbuhnya.
Menurut Imelda, apabila Indonesia bisa melaksanakan Pemilu dengan data di KPU menggunakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara serentak, maka untuk vaksinasi pun dapat dilakukan.
"Satu TPS 300 orang maka konsep ini dilaksanakan di RW-RW secara bergiliran. Diatur jadwalnya untuk vaksinasi 50 orang dalam 2 jam, agar warga tak perlu antrian yang cukup panjang dan membuat kerumunan baru," paparnya.
"Banyak yang bertanya bagaimana soal cold storage untuk vaksin? Mobile PCR saja bisa dibuat, mobil untuk vaksin dengan 2 nakes beserta cold storage bisa menjadi Puskesmas keliling sehingga RW-RW bisa digilir sehari hanya 2 jadwal, yaitu pagi dan siang 100 orang / titik. Ibu-Ibu bisa bantu di Posyandu," sambungnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengebut proses vaksinasi bagi warga Ibu Kota dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19.
Untuk menyukseskan program ini, Pemprov DKI Jakarta tak hanya melakukan vaksinasi di sentra vaksin yang tersebar di Puskemas hingga gedung-gedung instansi pemerintahan. Warga yang sulit menjangkau sentra vaksinasi kini dipermudah dengan program vaksin keliling, di mana vaksinator akan berkeliling ke permukiman warga untuk mengimunisasi warga.
Vaksin keliling ini setiap hari selalu berpindah-pindah tempat dari satu lokasi ke lokasi lain.[]
Jika kita bisa melaksanakan Pemilu dg data di KPU menggunakan TPS secara serentak. Satu TPS 300 orang maka konsep ini dilaksanakan di RW RW secara bergiliran diatur jadwalnya u vaksinasi 50 orang dlm 2 jam,agar warga tak perlu antrian yg cukup panjang & membuat kerumunan baru.
— Imelda Sari (@isari68) July 13, 2021
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta




