Kisah Pengkhianatan Istri Nabi Luth yang Menyebabkan Ia Terkena Murka Allah

AKURAT.CO, Seperti yang kita ketahui, perjalanan dakwah para nabi dan rasul tidak mudah dan harus menghadapi berbagai rintangan. Ujian itu tidak hanya berasal dari mereka kaum yang jelas-jelas kafir melainkan juga dari orang-orang terdekatnya.
Sebut saja kisah Nabi Luth as yang harus bersusah payah menyampaikan kebenaran terhadap istrinya.
Allah Swt berfirman dalam surah At-Tahrim ayat 10 yang artinya, “Allah membuat istri Nuh dan istri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba kami, lalu kedua istri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing). Maka suaminya itu tidak dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah dan dikatakan (kepada keduanya), 'Masuklah ke dalam Jahannam bersama orang-orang yang masuk (Jahannam)'”
Diceritakan, Nabi Luth merupakan keponakan Nabi Ibrahim as yang bermukim di wilayah Sodom. Tempat itu adalah tempat pertama kalinya perilaku homoseksual yang menyimpang dari ajaran agama dilakukan.
Kaum laki-laki akan menyukai yang laki-laki, begitu juga kaum perempuan akan menyukai yang perempuan.
Atas dasar itulah Nabi Luth as diperintahkan Allah Swt untuk menuntun penduduk Sodom agar menyudahi kebiasaan yang melampaui batas itu. Namun, karena kerasnya hati penduduk Sodom, Nabi Luth as pun menyerahkan persoalan itu kepada Allah Swt dan memohon agar penduduk Sodom ditimpakan azab yang pedih.
Hingga suatu hari, Allah Swt mengutus malaikatnya untuk berubah menjadi laki-laki yang sangat tampan menuju wilayah Sodom. Malaikat itu sebelum sampai ke Sodom, terlebih dahulu bertemu Nabi Ibrahim as dengan menyampaikan beberapa kabar.
Kabar pertama adalah akan lahirnya Nabi Ishaq as. Sedangkan kabar yang kedua adalah bahwa malaikat tersebut akan menuju ke wilayah Sodom untuk menimpakan azab dari Allah Swt.
Nabi Ibrahim yang mendengar kabar itu pun memberi tahu bahwa Sodom merupakan tempat tinggal Nabi Luth as. Malaikat yang menjelma menjadi menusia itu pun meyakinkan kepada Nabi Ibrahim bahwa Nabi Luth beserta keluarganya yang beriman akan diselamatkan Allah Swt.
Singkat cerita, malaikat itu sampai ke Sodom dan langsung bertamu ke rumah Nabi Luth as. Istri Nabi Luth yang melihat laki-laki sangat tampan itu tidak peduli dengan perintah Nabi Luth untuk merahasiakan kedatangan tamunya.
Menurut Tafsir Jalalain, isti Nabi Luth itu bernama Wa’ilah yang tidak berbeda dengan kaum Sodom pada umumnya. Wa’ilah pun memberikan kabar kepada kaum laki-laki Sodom bahwa di rumahnya ada laki-laki yang begitu memesona. Tak ayal, para lelaki Sodom pun segera menyerbu rumah Nabi Luth dan masing-masing dari mereka berharap dapat melampiaskan syahwat menyimpangnya.
Lelaki rupawan yang tidak lain adalah malaikat Allah tersebut akhirnya meminta kepada Nabi Luth dan keluarganya yang beriman agar segera pergi dari wilayah Sodom. Sementara istri Nabi Luth termasuk dari mereka yang diazab Allah karena tidak mau mendengar apa yang dikatakan suaminya.
Allah Swt menegaskan perilaku tidak terpuji istri Nabi Luth tersebut dalam ayat lainnya.
"Kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya. Sesungguhnya Kami akan menyelamatkan mereka semuanya, kecuali istrinya. Kami telah menentukan bahwa sesungguhnya ia itu termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya).” (QS. Al-Hijr ayat 59-60)
Demikianlah pelajaran yang bisa kita petik bahwa tantangan yang harus dihadapi sebagai seorang Nabi bisa datang dari mana pun termasuk orang-orang terdekatnya. Semua itu adalah bukti bahwa iman seseorang karena hidayah dari Allah Swt. Perlu diketahui pula, pengkhianatan istri Nabi Luth as bukanlah persoalan syahwat duniawi (antara suami istri) melainkan tidak bersedianya Wa'ilah beriman kepada Allah Swt (perkara tauhid).
Wallahu a'lam.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





