Agrinas Jaladri Perkuat Ekonomi Pesisir Lewat Program TJSL di Kawasan BUBK Kebumen

AKURAT.CO, PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang digelar di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen pada Kamis (6/11/2025).
Inisiatif ini diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi desa, memperluas kapasitas masyarakat pesisir, serta mengoptimalkan potensi lokal secara berkelanjutan.
Baca Juga: Jemaah Haji Tertua Asal Indonesia Tiba di Tanah Suci: Mbah Sumbuk, 109 Tahun, dari Kebumen
Kegiatan berlangsung dengan dukungan beragam pemangku kepentingan, mulai dari Kepala BUBK Kebumen, jajaran Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan Kabupaten Kebumen, para camat, hingga kepala desa dari Tegalretno, Karang Gadung, dan Jogosimo.
Hadir pula para penyuluh perikanan setempat yang berperan penting dalam pendampingan teknis bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaan program, Agrinas Jaladri memperkenalkan dua bentuk pemberdayaan yang menjadi fokus tahun ini. Pertama, penyerahan paket Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) beserta penyuluhan teknisnya.
Konsep budidaya sederhana namun efektif ini dirancang untuk membantu keluarga memproduksi ikan dan sayuran di lahan terbatas, sehingga memperkuat ketahanan pangan rumah tangga sekaligus menanamkan nilai pengelolaan sumber daya yang efisien.
Di sesi lainnya, perusahaan menghadirkan pelatihan digital marketing dan e-commerce yang melibatkan fasilitator dari Shopee Indonesia.
Peserta UMKM desa dibekali pemahaman mengenai strategi pemasaran daring, pengelolaan media sosial, hingga pengoperasian marketplace agar mampu memperluas cakupan pasar dan meningkatkan daya saing produk.
Manager PR & CSR Agrinas Jaladri, Viera Lovienta, menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya nyata untuk membuka peluang lebih luas bagi masyarakat. “Budikdamber adalah contoh inovasi kecil dengan dampak besar, memberi kesempatan bagi warga untuk menghasilkan pangan secara mandiri. Pelatihan digital bagi UMKM juga penting agar produk lokal bisa melangkah lebih jauh ke pasar nasional hingga internasional,” ujarnya.
Apresiasi pun datang dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan Kabupaten Kebumen. Dia berharap inisiatif tersebut menjadi pendorong bagi masyarakat dalam memaksimalkan potensi perikanan desa. "Kami ingin kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin terasa bagi kesejahteraan warga,” katanya.
Baca Juga: UMKM Naik Kelas, Mendag Dorong Sinergi dengan Ritel Modern
Program TJSL Agrinas Jaladri di Kebumen tidak sebatas bantuan sarana, tetapi juga menghidupkan semangat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.
Antusiasme masyarakat dalam menerapkan Budikdamber serta meningkatnya minat pelaku UMKM untuk memasarkan produk secara digital menjadi bukti awal keberhasilan program ini.
Selain mendongkrak kemampuan ekonomi warga, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran lingkungan dan budaya gotong royong.
Melalui langkah konsisten ini, Agrinas Jaladri menegaskan perannya sebagai mitra strategis pembangunan daerah, tidak hanya menekankan pertumbuhan bisnis tetapi juga memberdayakan masyarakat pesisir menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









