Akurat

Pemerintah Dorong Koperasi Desa Jadi Pilar Ekonomi Berkeadilan

Demi Ermansyah | 12 Mei 2025, 08:10 WIB
Pemerintah Dorong Koperasi Desa Jadi Pilar Ekonomi Berkeadilan

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Koperasi bertekad menghidupkan kembali peran koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan rencana pembentukan 80.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, sebagai upaya konkret meneruskan perjuangan Bung Hatta dalam membangun ekonomi berkeadilan.

Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa gagasan koperasi sebagai alat perjuangan ekonomi rakyat telah diterjemahkan dalam kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

“Pak Prabowo menjadikan koperasi sebagai alat utama menjamin keadilan sosial. Ini adalah keniscayaan yang sejalan dengan perjuangan Bung Hatta,” ujar Ferry di Bandung, Minggu (11/05).

Baca Juga: Menkop Pastikan Kopdes Merah Putih Dibangun dengan Prinsip Kehati-hatian

Menurut Ferry, koperasi tak boleh lagi dipandang kecil atau sekadar pelengkap. Ia menekankan bahwa koperasi harus mampu masuk ke sektor-sektor strategis seperti produksi, konsumsi, dan jasa keuangan.

“Koperasi harus menjadi kekuatan besar yang mengayomi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” katanya.

Kemenkop juga tengah menyasar generasi muda untuk terlibat dalam gerakan koperasi, dengan mengemas koperasi dalam wajah kekinian dan mengoptimalkan penggunaan teknologi digital. Harapannya, koperasi menjadi lebih adaptif dan menarik bagi kalangan milenial dan Gen Z.

“Dengan teknologi, kita harap semangat koperasi Bung Hatta bisa hidup kembali dan menjadi bagian dari gaya hidup ekonomi generasi muda,” ujar Ferry.

Baca Juga: HIPMI Siap Dukung Penuh Penguatan Kopdes Merah Putih Gagasan Presiden Prabowo

Upaya ini disambut positif oleh Yayasan Hatta. Ketua Pembina Yayasan Hatta, Meutia Hatta, mengatakan semangat koperasi harus dibangun dari prinsip gotong royong yang telah lama menjadi bagian budaya bangsa.

“Koperasi adalah lembaga ekonomi yang paling sesuai dengan jiwa bangsa Indonesia,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.