Akurat

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Akar Rumput, Amartha Gelar Forum Asia 2025

Andi Syafriadi | 8 Mei 2025, 20:15 WIB
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Akar Rumput, Amartha Gelar Forum Asia 2025

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2025 sebesar 4,87% secara tahunan (year-on-year), menurun dibanding periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 5,11%.

Perlambatan ini dipicu oleh turunnya konsumsi rumah tangga, yang menjadi indikator menurunnya daya beli masyarakat.

Namun, di tengah tantangan tersebut, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) justru dipandang sebagai kunci pemulihan ekonomi.

Melihat peluang ini, Amartha, perusahaan teknologi keuangan yang fokus pada inklusi keuangan, menggelar The 2025 Asia Grassroots Forum pada 21-23 Mei 2025 di Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali.

Baca Juga: Berdayakan UMKM Perempuan dan Desa, Amartha Telah Salurkan Rp28 Triliun Modal Usaha

Forum ini menghadirkan 70 pembicara dari berbagai negara dan sektor, dengan tujuan membangun kolaborasi lintas sektor serta menarik investasi global untuk mendukung ekonomi akar rumput. Tema yang diusung adalah Scaling Impact, Pioneering an Entrepreneurial Society.

Chief Risk and Sustainability Officer Amartha, Aria Widyanto menegaskan pentingnya dukungan pada sektor mikro dan ultra mikro sebagai tumpuan baru pertumbuhan ekonomi nasional.

“Usaha mikro memiliki potensi besar untuk menopang ekonomi nasional, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan pembangunan perdesaan,” ujar Aria.

Forum ini didukung oleh organisasi internasional seperti Accion, Women’s World Banking, dan Maj Invest. Diskusi terbagi dalam empat pilar utama: regulasi, strategi pembiayaan inklusif, peran teknologi dan AI, serta peluang investasi.

Baca Juga: Amartha Run 10X Ajak Pelari Pemula Tembus Batas Diri

Direktur Eksekutif CELIOS, Nailul Huda, juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi akar rumput membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, lembaga keuangan, dan akademisi.

“Pemerintah daerah harus mampu menerjemahkan kebijakan nasional sesuai karakteristik lokal,” ujar Huda.

Forum ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kepercayaan investor terhadap potensi sektor UMKM di Indonesia dan Asia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.