Akurat

Mangga Dua Masuk Daftar Pasar Barang Bajakan Versi AS, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Yusuf | 22 April 2025, 12:14 WIB
Mangga Dua Masuk Daftar Pasar Barang Bajakan Versi AS, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

AKURAT.CO Kawasan perdagangan Mangga Dua, Jakarta, kembali menjadi sorotan internasional.

Pemerintah Amerika Serikat melalui Kantor Perwakilan Dagang AS (United States Trade Representative/USTR) memasukkan Mangga Dua ke dalam daftar notorious market atau pasar terkenal sebagai pusat peredaran barang bajakan di dunia. Penilaian ini tertuang dalam laporan resmi 2025 National Trade Estimate Report on Foreign Trade Barriers.

Baca Juga: Kunjungi ITC Mangga Dua, Mendag Zulhas: Kebutuhan Sandang Jelang Lebaran Lengkap, Harga Ekonomis

Laporan tersebut menyebutkan bahwa Mangga Dua masih menjadi lokasi favorit untuk menjual produk palsu seperti tas bermerek, pakaian, mainan anak, hingga barang berbahan kulit. Meskipun pemerintah Indonesia telah melakukan sejumlah upaya penindakan, peredaran barang tiruan di kawasan ini tetap masif dan mengganggu hubungan dagang bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Mangga Dua dalam Sorotan Global

Selain dalam laporan utama, kawasan Mangga Dua juga masuk dalam dokumen lain berjudul 2024 Review of Notorious Markets for Counterfeiting and Piracy. Dalam dokumen ini, AS menekankan pentingnya tindakan tegas dari pemerintah Indonesia untuk menanggulangi pelanggaran hak kekayaan intelektual (HKI).

Sejak era pemerintahan Donald Trump, AS terus menekan Indonesia agar lebih serius menangani perdagangan ilegal, terutama yang menyangkut produk bajakan dan tiruan. Isu ini menjadi bagian dari negosiasi dan diplomasi dagang antara kedua negara.

Apa Itu Mangga Dua dan Mengapa Jadi Sorotan?

Mangga Dua dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan tertua di Jakarta yang terdiri dari beberapa mal besar dengan karakteristik berbeda. Berikut beberapa pusat perbelanjaan utama di Mangga Dua:

· Harco Mangga Dua: Spesialis barang elektronik seperti gadget, komputer, dan aksesori teknologi.

· WTC Mangga Dua: Dikenal sebagai pusat otomotif dan mobil bekas, juga menjual fashion, tas, dan kuliner.

· ITC Mangga Dua: Tempat populer untuk belanja fashion murah, batik, dan produk impor dari China, Korea, dan Thailand.

· Mangga 2 Square: Dikenal sebagai pusat factory outlet terbesar di Jakarta dan tempat penjualan kayu gaharu serta mobil bekas.

Meski masing-masing pusat memiliki fokus dagang berbeda, laporan USTR menilai bahwa peredaran barang bajakan bisa ditemukan di berbagai titik dalam kawasan ini.

Baca Juga: AS Soroti Barang Ilegal di Pasar Mangga Dua, Kemendag: Kita Terus Awasi

Dampak dan Tantangan ke Depan

Masuknya Mangga Dua ke dalam daftar pasar bajakan dunia tentu berdampak pada citra Indonesia di mata internasional. Selain itu, hal ini bisa mempengaruhi kepercayaan investor asing dan menghambat kerja sama perdagangan dengan negara-negara mitra.

Pemerintah Indonesia diharapkan segera mengambil langkah konkret seperti:

· Penertiban rutin di pusat-pusat perbelanjaan.

· Edukasi kepada pedagang terkait pentingnya hak kekayaan intelektual.

· Kerja sama dengan pengelola pusat perdagangan untuk mencegah sewa tempat oleh penjual barang bajakan.

· Kampanye kepada konsumen agar lebih bijak dalam membeli produk.

Isu barang bajakan di Mangga Dua bukan hanya soal perdagangan lokal, tetapi juga menyangkut reputasi global Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
R