Inflasi Pangan Terkendali, Harga Kebutuhan Pokok Stabil Menjelang Ramadan

AKURAT.CO Pemerintah pastikan harga pangan pokok tetap stabil menjelang Ramadan 2025, meski ancaman cuaca ekstrem menjadi bayang-bayang yang mampu mengganggu pasokan.
Menurut Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengatakan langkah ini dilakukan untuk menjaga inflasi pangan tetap terkendali, terutama di tengah kondisi cuaca yang mempengaruhi hasil panen sejumlah komoditas.
“Pemerintah bersama pelaku usaha terus berusaha menjaga harga pangan di tingkat konsumen tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan penjualan (HAP). Ini penting agar inflasi pangan tetap positif,” ujar Arief dalam keterangannya, Kamis (6/3/2025).
Salah satu perhatian utama saat ini adalah harga cabai yang mengalami kenaikan akibat terganggunya pasokan karena faktor cuaca. Arief pun mendorong petani mulai memanfaatkan teknologi seperti cungkup atau greenhouse agar produksi cabai tetap terjaga saat musim hujan.
"Kita lihat di Pasar Johar, harga-harga pangan pokok masih aman, kecuali cabai. Ini memang tergantung dari pasokannya, dan beda-beda tiap wilayah," jelas Arief saat mendampingi Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menko Pangan Zulkifli Hasan meninjau harga pangan di Jakarta.
Baca Juga: Dijamin Harga Pangan Stabil Jelang Lebaran, Tidak Ada Alasan untuk Naik
Lebih lanjut, inflasi pangan (volatile food) pada Februari 2025 tercatat sebesar 0,56 persen secara tahunan. Angka ini menjadi perhatian karena inflasi umum justru mengalami penurunan sebesar -0,09%.
Selain itu, pemerintah juga memantau pergerakan Nilai Tukar Petani (NTP) yang pada Februari sedikit turun 0,18% menjadi 123,45.
Sebagai upaya tambahan menjaga keseimbangan harga dari produsen hingga konsumen, pemerintah tengah menyiapkan program Koperasi Desa Merah Putih (Kop Des Merah Putih). Koperasi ini ditargetkan membantu penyerapan hasil panen petani dan menjaga harga gabah tetap stabil.
Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan memastikan stok pangan cukup menghadapi Ramadan hingga Lebaran. Ia menyebutkan, produksi beras pada Januari hingga April 2025 menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir, serta stok ayam juga melimpah.
"Kabar gembiranya, barangnya banyak. Baik beras, ayam, semua cukup. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir soal pasokan pangan," kata Zulhas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








