Langkah Awal Penguatan Ekonomi: Pelatihan Snack Bucket dengan Dukungan Sepenuh Hati Masyarakat untuk Ganjar-Mahfud

AKURAT.CO Sebagai upaya konkrit untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan memperkuat tali silaturahmi, Mak Ganjar, meluncurkan inisiatif pelatihan kewirausahaan berfokus pada pembuatan snack bucket.
Kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk pemberdayaan ekonomi, melainkan juga sebagai bentuk dukungan terhadap Ganjar-Mahfud dalam agenda pemilihan 2024.
Kegiatan berlangsung di Jalan Kemang Utara 7C Rt 4/Rw 4, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Pelatihan ini diarahkan untuk memberikan keterampilan bisnis yang mendalam kepada peserta, dengan harapan mampu memberikan landasan bagi kemandirian ekonomi, terutama di kalangan ibu-ibu rumah tangga.
Baca Juga: Destinasi Wisata Religi: Panduan Lengkap Berwisata ke Wat Arun, Bangkok
Di tengah transformasi ekonomi yang cepat, Mak Ganjar melihat pentingnya mempersiapkan masyarakat untuk dapat beradaptasi dan menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan.
"Anak-anak sering ulang tahun jadi kalau mau bikin bucket gak perlu mahal-mahal. Tentu ini diberikan ilmu pengetahuannya yang sangat sederhana dan mudah dijangkau," kata Dra Evy Nafisah MA, Ketua Mak Ganjar Jabodetabek, Sabtu (6/1/2024).
"Tidak perlu beli tapi sebaliknya ini bisa menjadi mata pencaharian, sekarang udah sistem jual online, mudah-mudahan dengan adanya keterampilan ini bisa memasarkan," lanjut Evy.
Evy mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang pembelajaran membuat snack bucket, tetapi juga melibatkan pendidikan singkat tentang politik dan keterampilan bagi ibu-ibu rumah tangga.
Baca Juga: Bikin Kesal! Lagu Mahalini ‘Sial’ Dibajak hingga Diklaim Sebagai Karya Penyanyi Rama Chan
"Berawal dari sosialisasi, kita melakukan silaturahmi, kedua melakukan pendidikan singkat tentang politik, ketiga pendidikan keterampilan bagi emak-emak Ganjar salah satu keterampilannya adalah membuat snack bucket," ungkap Evy.
Pelatihan ini bukan hanya sekadar pancingan, tetapi merupakan langkah awal untuk membantu emak-emak memasarkan produknya. Evy berharap, dengan keterampilan ini, ibu-ibu dapat terlibat dalam sektor UMKM.
Rita, salah satu peserta, menyambut baik inisiatif ini dan berencana mengembangkan usaha membuat snack bucket. Namun, dia mengakui bahwa proses pembelajaran memerlukan waktu.
"Kreatif ya, apalagi bentar lagi Valentine, siapa tau kita bisa buat usaha, nambah uang dapur. Saya baru pertama kali coba jadi agak susah, perlu waktu yang lama untuk bikinnya. InsyaAllah saya mau kembangin," kata Rita.
Baca Juga: Nyaman untuk Tempat Kerja, Berikut 5 Rekomendasi Coworking Space di Jakarta
"Buat Pak Ganjar semoga ke depannya lebih sukses dan menang jadi presiden!," tegas Rita.
Semua peserta meyakini bahwa dengan doa dan dukungan ibu-ibu, Ganjar-Mahfud dapat meraih kemenangan di Pilpres 2024. Pelatihan ini menjadi langkah awal bagi emak-emak untuk lebih mandiri secara ekonomi, sambil tetap mempererat silaturahmi di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Haru Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla






