Bikin Kesal! Lagu Mahalini ‘Sial’ Dibajak hingga Diklaim Sebagai Karya Penyanyi Rama Chan

AKURAT.CO Baru-baru ini, penyanyi Tanah Air Mahalini mengunggah Instagram Story di akun pribadinya dengan emosi karena salah satu lagunya berjudul ‘Sial’ telah diklaim oleh seseorang bernama Rama Chan.
Tentu saja hal tersebut membuat para penggemarnya ikut kesal, karena Rama Chan membawakan lagu dan mengaku menulis lagu Sial tanpa sepengetahuan Mahalini, sebagai penyanyi asli.
Lagu Sial yang dibajak sebagai karya Rama Chan juga terdaftar di bawah label yang berbeda dengan label milik Mahalini, yakni "Sorce Werdi Media".
Bahkan, pernyataan dari Rama Chan yang mengklai lagu Sial merupakan karyanya tersebut juga muncul di berbagai platform streaming populer seperti Spotify dan Apple Music.
Tanpa ragu, Mahalini segera menandai akun Instagram label tersebut untuk meminta klarifikasi atas tindakannya bersama Rama Chan.
“Capek-capek bikin, dibajak orang, dinaikin dsp pula. Nice bang Rama," tulis Mahalini, dikutip akun Instagram @mahaliniraharja, Minggu (7/1/2024).
Mahalini mengaku tidak pernah melarang orang untuk mengcover lagunya, asalkan ada izin termasuk dari labelnya, sehingga kasus pembajakan lagunya oleh Rama Chan jelas merupakan situasi yang berbeda.
“Dari label aku saja yang pernah tanya aku, ‘Lini, ini ada yang mau cover blabla boleh enggk?’ Selalu aku bolehin, asal jelas semuanya dan baik semuanya, tetapi kalau kayak gini, agak bingung ya,” tegas Mahalini.
Rama Chan sudah berani mengklaim lagu Sial hingga viral di Apple Music dan media sosial TikTok.
Bahkan, akun YouTube resminya juga berhasil mendapatkan 31.995 pemutaran sejak lagu Sial diunggah pertama kali pada Kamis (4/1/2024).
Rama Chan sudah berani mengklaim lagu Sial hingga viral di Apple Music dan media sosial TikTok.
Bahkan, akun YouTube resminya juga berhasil mendapatkan 31.995 pemutaran sejak lagu Sial diunggah pertama kali pada Kamis (4/1/2024).
Karena kasus pembajakan lagu Sial Mahalini oleh Rama Chan, telah membuat masyarakat bertanya-tanya dengan sosok tersebut.
Sayangnya, hingga saat ini sosoknya masih menjadi misteri. Menurut penelusuran Google, Rama Chan adalah seorang penyanyi yang sudah merilis banyak lagu pada tahun 2023, seperti "Sial", "Kurela Melepasmu", "Move On", dan "Officially Missing You" (cover lagu).
Tak heran jika Mahalini terlihat emosi di akun Instagramnya, karena tindakan dari Rama Chan sudah kelewatan yang membajak serta mengklaim hasil karya orang lain.
Baca Juga: Ashyanti Hadirkan Mahalini Di Pesta Ulang Tahunnya Yang Ke-40, Sampai Rela Jadwal Diundur
Padahal, dalam hukum Indonesia sudah dijelakan Pasal 40 ayat (1) huruf D Undang-Undang nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (UU Hak Cipta), sebuah lagu atau musik dengan atau tanpa teks adalah salah satu ciptaan yang dilindungi.
Artinya, pemegang hak cipta lagu memiliki hak ekonomi berupa hak eksklusif dalam memperoleh manfaat ekonomi atas ciptaan.
Oleh sebab itu, Rama Chan atau pihak label terkait kontroversi ini harus segera memberi tanggapan untuk klarifikasi tindakannya yang sudah merugikan orang lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Haru Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla





